Masyarakat Sumba Barat diminta jaga keamanan selama Pilkada 2020
Senin, 28 September 2020 12:29 WIB
Bupati non-aktif Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Agustinus Niga Dapawole (Antara/Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Bupati non-aktif Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Agustinus Niga Dapawole meminta masyarakat setempat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
"Pilkada inikan hanya berlangsung lima tahun sekali. Jangan hanya karena pilkada, masyarakat gontok-gontokan," kata Agustinus Niga Dapawole ketika dihubungi di Kupang, Senin, (28/9).
Menurut dia, Pilkada 2020 di Kabupaten Sumba Barat diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati dipastikan berlangsung dengan aman dan damai karena yang maju dalam perhelatan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 masih bersaudara.
"Kami pastikan Pilkada 9 Desember 2020 di Sumba Barat berlangsung dengan aman. Masyarakat harus bisa menjaga situasi yang aman dan damai sehingga kegiatan pembangunan bisa berlangsung dengan baik," kata Agustinus.
Agustinus Niga Dapawole yang maju dalam Pilkada 2020 berpasangan dengan Gregorius HBL Pandango mengatakan siapapun calon yang terpilih sudah merupakan kehendak Tuhan.
Baca juga: BPBD Sumba Barat siapkan bantuan air bersih untuk hadapi kekeringan
Baca juga: Kementerian Kominfo bantu BTS untuk Sumba Barat
"Kita berharap masyarakat agar tetap tenang. Jangan terpengaruh dengan adanya provokasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu di media sosial," kata Agustinus.
Pilkada di Kabupaten Sumba Barat di Pulau Sumba diikuti empat pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu pasangan Marthen Ngailu Toni-Agustinus Bora, Agustinus Niga Dapawole-Gregorius HBL Pandango, Daniel Bili-Timotius Rangga, dan Yohanes Dade-Jhon Lado Bora Kabba.
"Pilkada inikan hanya berlangsung lima tahun sekali. Jangan hanya karena pilkada, masyarakat gontok-gontokan," kata Agustinus Niga Dapawole ketika dihubungi di Kupang, Senin, (28/9).
Menurut dia, Pilkada 2020 di Kabupaten Sumba Barat diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati dipastikan berlangsung dengan aman dan damai karena yang maju dalam perhelatan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 masih bersaudara.
"Kami pastikan Pilkada 9 Desember 2020 di Sumba Barat berlangsung dengan aman. Masyarakat harus bisa menjaga situasi yang aman dan damai sehingga kegiatan pembangunan bisa berlangsung dengan baik," kata Agustinus.
Agustinus Niga Dapawole yang maju dalam Pilkada 2020 berpasangan dengan Gregorius HBL Pandango mengatakan siapapun calon yang terpilih sudah merupakan kehendak Tuhan.
Baca juga: BPBD Sumba Barat siapkan bantuan air bersih untuk hadapi kekeringan
Baca juga: Kementerian Kominfo bantu BTS untuk Sumba Barat
"Kita berharap masyarakat agar tetap tenang. Jangan terpengaruh dengan adanya provokasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu di media sosial," kata Agustinus.
Pilkada di Kabupaten Sumba Barat di Pulau Sumba diikuti empat pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu pasangan Marthen Ngailu Toni-Agustinus Bora, Agustinus Niga Dapawole-Gregorius HBL Pandango, Daniel Bili-Timotius Rangga, dan Yohanes Dade-Jhon Lado Bora Kabba.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Pemkab Sumba Timur: Kunjungan wisatawan capai 30.340 orang per September 2025
15 November 2025 11:37 WIB
Pemerintah membantu layanan listrik gratis untuk 86 KK di Sumba Barat Daya
16 October 2025 22:15 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB