DPD Hanura NTT imbau paslon patuhi protokol kesehatan selama kampanye
Selasa, 20 Oktober 2020 16:13 WIB
Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Gah. (ANTARA/Bernadus Tokan)
Kupang (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Refafi Gah mengimbau seluruh pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2020 agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama berlangsungnya tahapan kampanye.
"Sebagai pimpinan partai yang memiliki calon kepala daerah yang ikut bertanding pada Pilkada Serentak 2020 pada 9 kabupaten, tentunya saya perlu memberikan himbauan yang harus diikuti oleh seluruh calon dan tim kampanye agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah," kata Refafi Gah di Kupang, Selasa, (20/10)
Dia dihubungi ANTARA terkait peran Hanura sebagai partai pengusung pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2020 di NTT, dalam mendukung kampanye aman dan bebas dari COVID-19.
Menurut dia, dalam setiap kesempatan pertemuan, dirinya selalu menekankan pentingnya kepatuhan pada protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Dia meyakini, jika semua pasangan calon mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan bersama, maka aktivitas kampanye di lapangan tidak akan terganggu.
"Kalau semua kita mematuhi protap yang ada maka aktivitas kampanye kita tidak terganggu, karena pengawas tidak mungkin membubarkan kegiatan kampanye," katanya.
"Tetapi apabila kita tidak patuh maka kegiatan kampanye pasti terganggu, selain akan muncul cluster baru COVID-19 pada Pilkada Serentak 2020 ini," katanya.
Baca juga: Empat parpol siap berkoalisi dengan Hanura dalam pilkada 2020
Baca juga: Hanura NTT tak pecat anggotanya terlibat kasus narkoba, ini alasannya...
Dalam hubungan dengan itu, dia sangat mengharapkan kepada semua pasangan calon dan tim pemenangan, terutama dari partai Hanura agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah disepakati, sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam mencegah penyebaran COVID-19.
"Sebagai pimpinan partai yang memiliki calon kepala daerah yang ikut bertanding pada Pilkada Serentak 2020 pada 9 kabupaten, tentunya saya perlu memberikan himbauan yang harus diikuti oleh seluruh calon dan tim kampanye agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah," kata Refafi Gah di Kupang, Selasa, (20/10)
Dia dihubungi ANTARA terkait peran Hanura sebagai partai pengusung pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2020 di NTT, dalam mendukung kampanye aman dan bebas dari COVID-19.
Menurut dia, dalam setiap kesempatan pertemuan, dirinya selalu menekankan pentingnya kepatuhan pada protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Dia meyakini, jika semua pasangan calon mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan bersama, maka aktivitas kampanye di lapangan tidak akan terganggu.
"Kalau semua kita mematuhi protap yang ada maka aktivitas kampanye kita tidak terganggu, karena pengawas tidak mungkin membubarkan kegiatan kampanye," katanya.
"Tetapi apabila kita tidak patuh maka kegiatan kampanye pasti terganggu, selain akan muncul cluster baru COVID-19 pada Pilkada Serentak 2020 ini," katanya.
Baca juga: Empat parpol siap berkoalisi dengan Hanura dalam pilkada 2020
Baca juga: Hanura NTT tak pecat anggotanya terlibat kasus narkoba, ini alasannya...
Dalam hubungan dengan itu, dia sangat mengharapkan kepada semua pasangan calon dan tim pemenangan, terutama dari partai Hanura agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah disepakati, sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saksi membantah Hasto Kristiyanto berada di PTIK saat OTT KPK pada 2020
07 February 2025 15:07 WIB, 2025
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024
KPK periksa eks Sekjen Kemenkes terkait dugaan korupsi pengadaan APD 2020
12 February 2024 14:48 WIB, 2024
Donald Trump didakwa bersalah karena berusaha batalkan hasil Pilpres AS 2020
02 August 2023 11:33 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB