Pemda Alor berlakukan PPKM Mikro
Jumat, 2 Juli 2021 16:46 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sony O. Lelang (ANTARA/HO- istimewa)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur segera menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro guna mengendalikan penyebaran COVID-19 yang mengalami lonjakan di daerah itu.
"Pemberlakuan PPKM Mikro dilakukan di Kabupaten Alor mulai 5 Juli 2021," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Sony O. Lelang saat dihubungi dari Kupang, Jumat, (2/7).
Ia mengatakan penerapan PPKM Mikro karena lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Timor Leste itu meningkat tajam dalam dua pekan.
Menurut dia, pemberlakuan PPKM Mikro selama 14 hari, terhitung 5-16 Juli 2021.
"Kami masih mempersiapkan aturan hukum untuk penerapan PPKM Mikro yang lebuh ketat lagi dalam mengatasi penyebaran COVID-19," katanya.
Selama berlangsungnya PPKM Mikro, Pemkab Alor memperketat pengawasan lalu lintas penumpang pada pintu-pintu masuk, baik di Pelabuhan Kalabahi maupun Bandar Udara Mali. Pengawasan serupa dilakukan di pintu masuk dermaga pelabuhan rakyat.
"Kami melakukan pengawasan secara ketat terhadap penumpang yang masuk ke Kalabahi. Para penumpang harus bisa memastikan taat terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19," kata Sony.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Alor melakukan pembatasan kegiatan restoran dan rumah makan dengan tidak melayani konsumen di tempat, melarang semua kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan banyak orang dan berpotensi terjadinya kerumunan.
PPKM Mikro dilakukan karena kasus positif COVID-19 di Alor terus meningkat tajam. Peningkatan kasus itu diketahui setelah pemerintah lebih gencar melakukan tes cepat antigen massal di Kalabahi, Ibu Kota Kabupaten Alor.
Jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Alor hingga Jumat mencapai 196 orang terdiri atas pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh 124 orang dan meninggal dunia 10 orang.
Baca juga: Pemda Alor hanya mampu vaksinasi 500 orang per hari
Mereka yang masih dalam perawatan 62 orang terdiri atas lima orang dalam perawatan medis di rumah sakit dan 43 orang isolasi mandiri, sedangkan 14 orang melakukan karantina terpusat.
Baca juga: Pemkab Alor gandeng tokoh agama sosialisasi percepatan vaksinasi
Ia mengatakan semua pasien terkonfirmasi COVID-19 yang masih dalam perawatan di Kabupaten Alor merupakan pelaku perjalanan.
"Pada umumnya yang terpapar COVID-19 merupakan mahasiswa yang liburan di Alor," kata Sony.
"Pemberlakuan PPKM Mikro dilakukan di Kabupaten Alor mulai 5 Juli 2021," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Sony O. Lelang saat dihubungi dari Kupang, Jumat, (2/7).
Ia mengatakan penerapan PPKM Mikro karena lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Timor Leste itu meningkat tajam dalam dua pekan.
Menurut dia, pemberlakuan PPKM Mikro selama 14 hari, terhitung 5-16 Juli 2021.
"Kami masih mempersiapkan aturan hukum untuk penerapan PPKM Mikro yang lebuh ketat lagi dalam mengatasi penyebaran COVID-19," katanya.
Selama berlangsungnya PPKM Mikro, Pemkab Alor memperketat pengawasan lalu lintas penumpang pada pintu-pintu masuk, baik di Pelabuhan Kalabahi maupun Bandar Udara Mali. Pengawasan serupa dilakukan di pintu masuk dermaga pelabuhan rakyat.
"Kami melakukan pengawasan secara ketat terhadap penumpang yang masuk ke Kalabahi. Para penumpang harus bisa memastikan taat terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19," kata Sony.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Alor melakukan pembatasan kegiatan restoran dan rumah makan dengan tidak melayani konsumen di tempat, melarang semua kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan banyak orang dan berpotensi terjadinya kerumunan.
PPKM Mikro dilakukan karena kasus positif COVID-19 di Alor terus meningkat tajam. Peningkatan kasus itu diketahui setelah pemerintah lebih gencar melakukan tes cepat antigen massal di Kalabahi, Ibu Kota Kabupaten Alor.
Jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Alor hingga Jumat mencapai 196 orang terdiri atas pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh 124 orang dan meninggal dunia 10 orang.
Baca juga: Pemda Alor hanya mampu vaksinasi 500 orang per hari
Mereka yang masih dalam perawatan 62 orang terdiri atas lima orang dalam perawatan medis di rumah sakit dan 43 orang isolasi mandiri, sedangkan 14 orang melakukan karantina terpusat.
Baca juga: Pemkab Alor gandeng tokoh agama sosialisasi percepatan vaksinasi
Ia mengatakan semua pasien terkonfirmasi COVID-19 yang masih dalam perawatan di Kabupaten Alor merupakan pelaku perjalanan.
"Pada umumnya yang terpapar COVID-19 merupakan mahasiswa yang liburan di Alor," kata Sony.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Danantara: Kesepakatan membeli 50 pesawat Boeing sudah ada sebelum pandemi COVID-19
29 July 2025 14:02 WIB
KPK mengusut harga barang yang disuplai untuk bansos presiden terkait COVID-19
22 July 2025 11:36 WIB
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di perairan NTT pada 20-23 Maret 2026
20 March 2026 17:47 WIB
Pemantauan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah di NTT terkendala cuaca mendung berawan
19 March 2026 20:31 WIB
Undana siap jadi mitra strategis Polri guna mewujudkan Smart Policing di NTT
16 March 2026 16:19 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di perairan NTT pada 16-19 Maret 2026
16 March 2026 10:15 WIB
Wagub NTT: Atraksi Pasola Gaura di Sumba Barat mampu mendongkrak ekonomi daerah
15 March 2026 17:07 WIB