Indonesia-Timor Leste bangun jembatan di Mota Ain
Senin, 22 Januari 2018 14:38 WIB
PLBN Mota Ain di Kabupaten Belu yang merupakan gerbang utama masuk dan keluar ke Timor Leste. (Foto ANTARA/Kornelis Kaha)
Kupang (Antaranews NTT) - Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan Timor Leste terkait pembangunan jembatan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
"Beberapa waktu lalu sempat dilakukan pertemuan antara kedua negara di Atambua untuk membahas soal pembangunan jembatan di PLBN Mota Ain tersebut," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang Hadrianus Bambang Nurhadi Widihaetono di Kupang, Senin.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian PUPR, ingin memperbaiki sejumlah jembatan di perbatasan yang dinilai sudah harus dilakukan pemugaran.
Kerja sama tersebut dilakukan karena memang perbaikan jembatan yang menghubungan antara Indonesia Timor Leste sudah harus dilakukan pemugaran.
"Walaupun uang kita, tetapi kalau kita memperbaiki kan masuk ke wilayah mereka (Timor Leste). Oleh karena itu, Kementerian Luar Negeri juga sudah membicarakan hal ini dengan Timor Leste," ujarnya.
Kementerian Luar Negeri Indonesia akan menjadi fasilitator pembangunan jembatan sepanjang 30 meter itu. Sementara pembangunannya akan dilakukan oleh pihak Bina Marga.
Secara umum, lanjutnya, sudah ada kesepakatan antara kedua negara, tinggal menunggu nota kesepahaman antara Indonesia dan Timor Leste.
Pihak Timor Leste juga sudah pasti menyetujui pembangunan jembatan itu karena memang itu merupakan satu-satunya jalur resmi yang harus dilewati oleh para pelintas baik dari Timor Leste dan Indonesia sendiri, katanya.
Pembangunan jembatan ini juga sama persis dengan jembatan di PLBN Motamasin yang sudah selesai dikerjakan beberapa waktu lalu.
Namun, ia mengatakan dengan membangun jembatan baru di PLBN itu otomatis gapura PLBN Mota Ain sendiri akan dibongkar untuk kemudian dibangun ulang.
"Beberapa waktu lalu sempat dilakukan pertemuan antara kedua negara di Atambua untuk membahas soal pembangunan jembatan di PLBN Mota Ain tersebut," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang Hadrianus Bambang Nurhadi Widihaetono di Kupang, Senin.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian PUPR, ingin memperbaiki sejumlah jembatan di perbatasan yang dinilai sudah harus dilakukan pemugaran.
Kerja sama tersebut dilakukan karena memang perbaikan jembatan yang menghubungan antara Indonesia Timor Leste sudah harus dilakukan pemugaran.
"Walaupun uang kita, tetapi kalau kita memperbaiki kan masuk ke wilayah mereka (Timor Leste). Oleh karena itu, Kementerian Luar Negeri juga sudah membicarakan hal ini dengan Timor Leste," ujarnya.
Kementerian Luar Negeri Indonesia akan menjadi fasilitator pembangunan jembatan sepanjang 30 meter itu. Sementara pembangunannya akan dilakukan oleh pihak Bina Marga.
Secara umum, lanjutnya, sudah ada kesepakatan antara kedua negara, tinggal menunggu nota kesepahaman antara Indonesia dan Timor Leste.
Pihak Timor Leste juga sudah pasti menyetujui pembangunan jembatan itu karena memang itu merupakan satu-satunya jalur resmi yang harus dilewati oleh para pelintas baik dari Timor Leste dan Indonesia sendiri, katanya.
Pembangunan jembatan ini juga sama persis dengan jembatan di PLBN Motamasin yang sudah selesai dikerjakan beberapa waktu lalu.
Namun, ia mengatakan dengan membangun jembatan baru di PLBN itu otomatis gapura PLBN Mota Ain sendiri akan dibongkar untuk kemudian dibangun ulang.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Piala Dunia Antarklub 2025 - Juventus salip Manchester City setelah bantai Al Ain 5-0
19 June 2025 12:11 WIB
Imigrasi Atambua catat terjadi peningkatan perlintasan harian selama liburan
31 December 2024 7:40 WIB, 2024
Imigrasi Atambua catat 811 peziarah kembali ke Indonesia via PLBN Mota Ain
12 September 2024 4:41 WIB, 2024
953 peziarah dari NTT melintas ke Timor Leste hadiri misa akbar Paus Fransiskus
10 September 2024 12:01 WIB, 2024
701 peziarah dari NTT berangkat ikuti misa bersama Paus di Timor Leste
09 September 2024 10:25 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menko Pangan: Penerima MBG menjangkau 60 juta orang, SPPG capai 22.091 unit
29 January 2026 13:36 WIB
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB