Kupang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur sedang mendesain satu kendaraan bus untuk vaksinasi COVID-19 keliling dalam rangka percepatan vaksinasi di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Saat ini Polda NTT sedang menyiapkan satu unit bus yang akan dimodifikasi agar bisa mobile atau keliling di wilayah Kota Kupang ini," kata Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Lotharia Latif kepada wartawan di Kupang, Sabtu, (24/7).

Hal ini disampaikan saat meninjau vaksinasi COVID-19 dosis kedua di Markas Polda NTT dengan target mencapai 1.100 dosis vaksin..

Komandan berbintang dua itu mengatakan bahwa dirinya sudah mendengarkan langsung komentar dari warga yang melaksanakan vaksinasi dengan sistem tanpa turun kendaraan atau "drive thru".

Menurut warga, kata Kapolda NTT, vaksinasi dengan sistem drive thru lebih aman dan nyaman karena tidak menimbulkan kerumunan. Kerumunan hanya terjadi karena antrean kendaraan bermotor namun yang menerima vaksin tetap berada di dalam kendaraan.

"Nah sistem vaksinasi COVID-10 mobile seperti ini yang akan kita tingkatkan lagi sehingga  vaksinasi akan lebih cepat lagi dan capaiannya juga bisa terpenuhi," ujar dia.

Lebih lanjut kata dia, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan sistem mobile menggunakan bus tersebut juga ujar dia akan dilakukan sesuai dengan kecukupan vaksin yang ada.

Baca juga: Syarat vaksinasi jangan menyandera hak layanan publik

Tujuannya agar masyarakat yang belum menerima suntikan vaksin bisa segera diberikan suntikan vaksin COVID-19.

Baca juga: Kapolda Latif akan tutup pelaksanaan vaksinasi timbulkan kerumunan

Terkait progress vaksinasi yang dilakukan oleh Polda NTT sendiri sampai saat ini jumlahnya sudah mencapai kurang lebih 460 ribu masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polda NTT.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024