Dolar AS naik menjelang pengumuman data ekonomi utama
Rabu, 11 Agustus 2021 8:16 WIB
Ilustrasi - Petugas menata tumpukan uang dolar AS di Cash Center Bank Mandiri. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia meningkat pada akhir perdagangan Selasa, karena pelaku pasar menunggu pengumuman data ekonomi utama.
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama dunia, naik 0,12 persen pada 93,0569.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1721 dolar AS dari 1,1741 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3839 dolar AS dari 1,3852 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7349 dolar AS dari 0,7335 dolar.
Dolar AS dibeli 110,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,28 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9228 franc Swiss dari 0,9200 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2526 dolar Kanada dari 1,2572 dolar Kanada.
Indeks harga konsumen AS dan indeks harga produsen, dua ukuran utama inflasi, masing-masing dijadwalkan diumumkan pada Rabu dan Kamis.
Baca juga: Dolar AS naik akibat euro dan pounds melemah
Baca juga: Dolar AS capai level tertinggi
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama dunia, naik 0,12 persen pada 93,0569.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1721 dolar AS dari 1,1741 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3839 dolar AS dari 1,3852 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7349 dolar AS dari 0,7335 dolar.
Dolar AS dibeli 110,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,28 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9228 franc Swiss dari 0,9200 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2526 dolar Kanada dari 1,2572 dolar Kanada.
Indeks harga konsumen AS dan indeks harga produsen, dua ukuran utama inflasi, masing-masing dijadwalkan diumumkan pada Rabu dan Kamis.
Baca juga: Dolar AS naik akibat euro dan pounds melemah
Baca juga: Dolar AS capai level tertinggi
Pewarta : Ahmad Buchori
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK menyita 8.000 dolar Singapura dari penggeledahan kantor KPP Madya Jakut
13 January 2026 12:42 WIB
BI: Cadangan devisa akhir November 2025 meningkat menjadi 150,1 miliar dolar AS
05 December 2025 12:13 WIB
UEA menyiapkan 5 juta dolar AS untuk kembangkan pariwisata di Pulau Komodo
08 November 2025 3:35 WIB
Rupiah melemah karena kebijakan Donald Trump berpotensi menguatkan dolar AS
17 January 2025 2:00 WIB, 2025