
Nilai ekspor NTT mencapai 76,64 juta dolar AS pada 2025

Kupang, NTT (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat nilai ekspor provinsi berbasis kepulauan tersebut mencapai 76,64 juta dolar AS selama periode Januari-Desember 2025.
"Total nilai ekspor Provinsi NTT pada 2025 mencapai 76,64 juta dolar AS atau turun 8,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024," kata Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Provinsi NTT Putu Dita Pickupana di Kupang, NTT, Selasa.
Ia mengatakan ekspor nonmigas pada periode Januari-Desember 2025 tercatat sebesar 74,35 juta dolar AS atau turun 9,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Dari 10 komoditas dengan nilai ekspor terbesar sepanjang 2025, sejumlah komoditas justru mencatat peningkatan nilai ekspor tertinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.
Komoditas yang mengalami kenaikan nilai tersebut antara lain minyak atsiri dan kosmetik wangi-wangian yang meningkat 2,08 juta dolar AS (atau 50,61 persen), kendaraan dan bagiannya naik 1,48 juta dolar AS (35,43 persen), ikan dan udang bertambah 1,12 juta dolar AS (63,60 persen), serta perabot dan perlengkapan penerangan rumah tangga naik 0,56 juta dolar AS (8,04 persen).
Terdapat tiga negara utama tujuan ekspor NTT yaitu Timor Leste sebesar 60,42 juta dolar AS atau 78,84 persen dari total ekspor, meski turun 1,27 persen dibandingkan tahun 2024.
Selanjutnya, Vietnam sebesar 3,45 juta dolar AS atau 4,50 persen, turun 64,42 persen, serta India sebesar 2,99 juta dolar AS atau 3,91 persen turun 11,95 persen.
Putu menambahkan pada 2025, ekspor melalui pelabuhan muat di NTT tercatat sebesar 60,37 juta dolar AS atau 78,77 persen dari total ekspor, sedangkan ekspor melalui pelabuhan muat di luar NTT mencapai 16,27 juta dolar AS atau 21,23 persen.
Sementara itu, nilai impor NTT sepanjang 2025 tercatat sebesar 12,39 juta dolar AS dengan total volume mencapai 14.986,80 ton. Nilai impor tersebut turun 84,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ia menyebut tiga negara pemasok impor terbesar pada 2025, yaitu Timor Leste sebesar 7,68 juta dolar AS, Kanada 2,80 juta dolar AS, Indonesia 1,02 juta dolar AS, serta Tiongkok sebesar 0,90 juta dolar AS.
Adapun neraca perdagangan NTT selama 2025 tercatat mengalami surplus sebesar 64,24 juta dolar AS.
Surplus tersebut berasal dari sektor nonmigas sebesar 61,95 juta dolar AS dan sektor migas sebesar 2,29 juta dolar AS.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
