Pilkada 2018 - Marhaen janji berdayakan perempuan dan anak
Rabu, 7 Maret 2018 23:06 WIB
Anton Landi (ANTARA Foto/dok)
Kupang (AntaraNews NTT) - Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Marianus Sae-Emilia Nomleni atau paket Marhaen berjanji akan memberikan perhatian lebih pada agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
"Sebagai satu-satunya calon perempuan dalam Pilgub NTT, pihaknya memberikan perhatian lebih pada agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," kata Ketua Tim Media pasangan Marhaen Antonius Landi kepada Antara di Kupang, Rabu.
Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan agenda prioritas yang akan dikerjakan Marhaen, jika pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa ini dipercayakan rakyat untuk memimpin daerah itu lima tahun ke depan.
Menurut dia, paket Marhaen akan menempatkan pemberdayaan dan penguatan kapasitas perempuan, serta peningkatan perlindungan dan jaminan kesejahteraan anak menjadi agenda utama.
Anggota DPRD NTT periode 2009-2014 itu menambahkan, Marhaen adalah simbol rakyat kecil, dan gambaran dari kondisi masyarakat NTT yang harus diperjuangkan oleh Cawagub Emi Nomleni ketika terpilih menjadi pemimpin NTT pada 27 Juni mendatang.
Marhaen adalah penyebutan Bung Karno terhadap masyarakat kecil Indonesia yang miskin dan terpinggirkan. "Tugas Cawagub Emi Nomleni adalah berjuang untuk kesejahteraan rakyat NTT," katanya.
"Berjuang untuk membebaskan kaum marhaen dari kemiskinan, pelayanan kesehatan yang belum maksimal, pendidikan dan infrastruktur," katanya menjelaskan.
Tetap Berjuang
Dia mengatakan, seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan sudah menyatukan tekad untuk berjuang memenangkan pasangan calon ini, walaupun Calon Gubernur Marianus Sae sedang dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Seluruh kader dan simpatisan akan terus berjuang bersama calon wakil gubernur untuk memenangkan pemilihan," kata Antonius Landa.
"Sebagai satu-satunya calon perempuan dalam Pilgub NTT, pihaknya memberikan perhatian lebih pada agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," kata Ketua Tim Media pasangan Marhaen Antonius Landi kepada Antara di Kupang, Rabu.
Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan agenda prioritas yang akan dikerjakan Marhaen, jika pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa ini dipercayakan rakyat untuk memimpin daerah itu lima tahun ke depan.
Menurut dia, paket Marhaen akan menempatkan pemberdayaan dan penguatan kapasitas perempuan, serta peningkatan perlindungan dan jaminan kesejahteraan anak menjadi agenda utama.
Anggota DPRD NTT periode 2009-2014 itu menambahkan, Marhaen adalah simbol rakyat kecil, dan gambaran dari kondisi masyarakat NTT yang harus diperjuangkan oleh Cawagub Emi Nomleni ketika terpilih menjadi pemimpin NTT pada 27 Juni mendatang.
Marhaen adalah penyebutan Bung Karno terhadap masyarakat kecil Indonesia yang miskin dan terpinggirkan. "Tugas Cawagub Emi Nomleni adalah berjuang untuk kesejahteraan rakyat NTT," katanya.
"Berjuang untuk membebaskan kaum marhaen dari kemiskinan, pelayanan kesehatan yang belum maksimal, pendidikan dan infrastruktur," katanya menjelaskan.
Tetap Berjuang
Dia mengatakan, seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan sudah menyatukan tekad untuk berjuang memenangkan pasangan calon ini, walaupun Calon Gubernur Marianus Sae sedang dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Seluruh kader dan simpatisan akan terus berjuang bersama calon wakil gubernur untuk memenangkan pemilihan," kata Antonius Landa.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
13 suku gelar ritual adat jelang peresmian patung Brigjen Pol Anton Tifaona
27 January 2023 9:55 WIB, 2023
Pengamat sebut empat isu butuh perhatian Panglima TNI dan Kasad baru
17 November 2021 20:23 WIB, 2021
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
KPK: Kasus dugaan korupsi hakim di Depok bermula dari pengajuan eksekusi lahan
07 February 2026 7:23 WIB