Kupang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk PMI Kota Kupang yang merupakan bantuan dari Djan Faridz, Menteri Perumahan Rakyat pada masa Kabinet Indonesia Bersatu II masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam sambutan singkatnya, saat memberikan bantuan itu di Kupang, Kamis, (10/3) Ketua PMI NTT Josef Nae Soi memberikan apresiasi kepada Djan Faridz yang telah menyumbangkan dua ambulans untuk kelancaran pelaksanaan tugas PMI NTT yang mana satu lagi disumbangkan untuk PMI Kota Kupang.

“Terima kasih kepada Bapak Djan Faridz. Kita meminta bantuan satu unit mobil ambulans dan malah diberikan bantuan dua unit,” katanya.

Josef Nae Soi yang juga Wakil Gubernur NTT itu berharap agar seluruh jajaran PMI di NTT bekerja dengan hati dan mengedepankan integritas.

“Dalam kerja kemanusiaan PMI harus memperhatikan dua hal penting, yaitu output dan outcome. Kita harus menghindari agar orang tidak boleh mati karena kekurangan darah, sebab penyediaan stok darah adalah tugas PMI atau ketika terjadi banjir maka orang pertama yang sampai lokasi adalah PMI,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan sumbangan ambulans itu merupakan bentuk dukungan untuk memfasilitasi kerja kemanusiaan dari PMI.

“Sesuai asal katanya, ambulans berasal dari bahasa Latin, ambulare yang berarti bergerak. Dalam Hukum Humaniter Internasional (HHI), jika ambulans dan Palang Merah bergerak dalam situasi perang, maka tidak boleh ada halangan atau tembakan," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan ambulans kepada PMI Kota Kupang ini sebenarnya merupakan respon terhadap permintaan Ketua PMI Kota Kupang sebelum pelantikan Pengurus NTT Masa Bakti 2021-2026.

Dirinya memrioritaskan bantuan itu untuk Kota Kupang sebab "wajah" PMI NTT itu ada di Kota Kupang sehingga dengan penyerahan satu unit mobil ambulans itu sekiranya bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat Kota Kupang.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menyampaikan terima kasih kepada Ketua PMI Provinsi NTT atas dukungan kepada PMI Kota Kupang.

“Tentunya kami mengapresiasi bantuan dari Bapak Ketua PMI Provinsi. Organisasi ini hidup dari bantuan orang lain, maka ambulans ini akan digunakan untuk membantu masyarakat Kota Kupang. Ada harapan, wajah PMI NTT ada di Kota Kupang sehingga perlu ada branding dalam pelayanan PMI Kota Kupang,” demikian Hermanus Man yang juga Wakil Wali kota Kupang itu.

Baca juga: Ketua PMI NTT dorong desa-desa miliki bank darah

Baca juga: PLN Kupang gelar latihan tanggap darurat gempa dan kebakaran

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024