Presiden dijadwalkan resmikan SPAM Kali Dendeng
Sabtu, 25 Juni 2022 15:26 WIB
Beberapa wali kota meninjau proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (24/6/2022). ANTARA/HO-Setda Kota Kupang
Kupang (ANTARA) - Wali Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jefri Riwu Kore mengatakan Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng, Kota Kupang, NTT, pada Juli 2022.
"Proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng dengan anggaran APBN sebesar Rp168 miliar direncanakan diresmikan pada Juli 2022. Proyek ini merupakan pembangunan sarana air bersih yang terbesar di Kota Kupang," katanya di Kupang, Sabtu, (25/6/2022).
Proyek penyediaan air bersih Kali Dendeng di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan kapasitas 150 liter per detik dan telah rampung dikerjakan.
Ia mengatakan proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng untuk memenuhi kebutuhan air warga Kota Kupang yang selalu kesulitan dalam mendapatkan air bersih pada musim kemarau.
Menurut dia, Kota Kupang sudah lama mengalami kesulitan air, sehingga setelah dilantik untuk memimpin Kota Kupang, maka program utama yang dilakukan penyediaan air bersih.
"Selama ini warga Kota Kupang sangat tergantung pada PDAM Kabupaten, sisanya bahkan membeli air dari mobil-mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih," kata Jefri.
Baca juga: Kota Kupang siapkan 5.000 sambungan PDAM gratis untuk warga miskin
Jefri mengatakan proyek SPAM Kali Dendeng menggunakan sistem pengolahan dengan teknologi terintegrasi dan termutakhir yang disebut SCADA atau Supervisory Control and Data Acquisition.
Baca juga: Kota Kupang dapat Rp189 miliar bangun Bendungan Kali Dendeng
Teknologi itu mampu mengontrol proses pengolahan air distribusi hingga memantau kebocoran proyek SPAM yang menyuplai air bersih bagi 12 ribu sambungan rumah (SR) terutama bagi warga Kecamatan Alak.
"Proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng dengan anggaran APBN sebesar Rp168 miliar direncanakan diresmikan pada Juli 2022. Proyek ini merupakan pembangunan sarana air bersih yang terbesar di Kota Kupang," katanya di Kupang, Sabtu, (25/6/2022).
Proyek penyediaan air bersih Kali Dendeng di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan kapasitas 150 liter per detik dan telah rampung dikerjakan.
Ia mengatakan proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng untuk memenuhi kebutuhan air warga Kota Kupang yang selalu kesulitan dalam mendapatkan air bersih pada musim kemarau.
Menurut dia, Kota Kupang sudah lama mengalami kesulitan air, sehingga setelah dilantik untuk memimpin Kota Kupang, maka program utama yang dilakukan penyediaan air bersih.
"Selama ini warga Kota Kupang sangat tergantung pada PDAM Kabupaten, sisanya bahkan membeli air dari mobil-mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih," kata Jefri.
Baca juga: Kota Kupang siapkan 5.000 sambungan PDAM gratis untuk warga miskin
Jefri mengatakan proyek SPAM Kali Dendeng menggunakan sistem pengolahan dengan teknologi terintegrasi dan termutakhir yang disebut SCADA atau Supervisory Control and Data Acquisition.
Baca juga: Kota Kupang dapat Rp189 miliar bangun Bendungan Kali Dendeng
Teknologi itu mampu mengontrol proses pengolahan air distribusi hingga memantau kebocoran proyek SPAM yang menyuplai air bersih bagi 12 ribu sambungan rumah (SR) terutama bagi warga Kecamatan Alak.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Inggris - Liverpool kembali bermain imbang, kali ini seri 1-1 dengan Burnley
18 January 2026 9:15 WIB
Rapor Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia: 3 kali menang, 1 seri, 4 kalah
16 October 2025 15:12 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi sebanyak dua kali pada Rabu siang
01 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB