Wisatawan mancanegara gunakan angkutan umum ke Bandara Komodo
Selasa, 2 Agustus 2022 12:50 WIB
Wisatawan mancanegara memanfaatkan mobil angkutan umum (bemo) untuk mengantar mereka ke Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Selasa (2/8/2022). (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Labuan Bajo (ANTARA) - Wisatawan mancanegara (wisman) memanfaatkan mobil angkutan umum, bemo, untuk mengantar mereka ke Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Dari kemarin tidak ada kendaraan, jadi mereka tahan kita, maka kita muat mereka ke bandara," kata sopir angkutan umum Rio (28) di Bandara Komodo, NTT, Selasa, (2/8/2022)
Mobil angkutan umum di Labuan Bajo ikut mengantar wisatawan baik domestik maupun mancanegara karena ketiadaan transportasi milik agen perjalanan wisata yang menjadi bagian dari aksi mogok penghentian layanan wisata.
Rio bercerita wisatawan terpaksa menggunakan mobil angkutan umum karena tidak ada lagi mobil yang bisa digunakan.
"Kami kasihan, jadi kami muat," ungkapnya.
Dengan sekali muat, Rio mendapatkan bayaran sebesar Rp50 ribu. Dia menyebut sudah dua kali mengantar wisatawan ke bandara pada Senin kemarin. Sedangkan hari ini dia baru mengantar satu rombongan wisatawan.
Upaya memberikan kemudahan transportasi kepada wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat dengan menggunakan bus milik pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, dan mobil dinas plat merah.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi pun menjamin wisatawan akan tetap terlayani dalam melakukan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo.
"Kami pastikan seluruh pelayanan berjalan dengan prima. Begitu ada kesulitan transportasi, kami siapkan," kata Bupati menegaskan.
Aktivitas di Bandara Komodo sejak pagi terpantau normal. Layanan antar jemput tamu tetap berjalan dengan mobil pribadi maupun mobil milik pemerintah.
Baca juga: Tuba Helan: Penetapan tarif masuk TN Komodo tanpa payung hukum
Baca juga: Bupati Manggarai Barat pastikan wisatawan tidak terlantar
"Dari kemarin tidak ada kendaraan, jadi mereka tahan kita, maka kita muat mereka ke bandara," kata sopir angkutan umum Rio (28) di Bandara Komodo, NTT, Selasa, (2/8/2022)
Mobil angkutan umum di Labuan Bajo ikut mengantar wisatawan baik domestik maupun mancanegara karena ketiadaan transportasi milik agen perjalanan wisata yang menjadi bagian dari aksi mogok penghentian layanan wisata.
Rio bercerita wisatawan terpaksa menggunakan mobil angkutan umum karena tidak ada lagi mobil yang bisa digunakan.
"Kami kasihan, jadi kami muat," ungkapnya.
Dengan sekali muat, Rio mendapatkan bayaran sebesar Rp50 ribu. Dia menyebut sudah dua kali mengantar wisatawan ke bandara pada Senin kemarin. Sedangkan hari ini dia baru mengantar satu rombongan wisatawan.
Upaya memberikan kemudahan transportasi kepada wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat dengan menggunakan bus milik pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, dan mobil dinas plat merah.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi pun menjamin wisatawan akan tetap terlayani dalam melakukan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo.
"Kami pastikan seluruh pelayanan berjalan dengan prima. Begitu ada kesulitan transportasi, kami siapkan," kata Bupati menegaskan.
Aktivitas di Bandara Komodo sejak pagi terpantau normal. Layanan antar jemput tamu tetap berjalan dengan mobil pribadi maupun mobil milik pemerintah.
Baca juga: Tuba Helan: Penetapan tarif masuk TN Komodo tanpa payung hukum
Baca juga: Bupati Manggarai Barat pastikan wisatawan tidak terlantar
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah bersama Asperapi perkuat kolaborasi ekosistem MICE di Labuan Bajo
13 April 2026 15:26 WIB
Danantara umumkan rencana investasi di Labuan Bajo dorong wisata dan ekonomi lokal
31 March 2026 15:30 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemerintah tanggung PPN tiket pesawat ekonomi penerbangan domestik selama 60 hari
26 April 2026 18:12 WIB