Satgas Pamtas RI-RDTL bangun fasilitas air bersih untuk warga
Selasa, 13 September 2022 16:16 WIB
Komandan Komando Resor Militer 161/Wira Sakti Brigjen TNI Imam Santoso memberi keterangan kepada wartawan usai memimpin Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonkav 10/Mendagiri Satgas Intel dan Satgas Bantuan di Markas Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti di Kota Kupang, Selasa (13/9/2022). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Ratusan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste yang diterjunkan ke wilayah perbatasan akan membantu pembangunan fasilitas air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
"Pembangunan fasilitas air bersih merupakan bagian dari tugas yang diberikan kepada Satgas Pamtas RI-RDTL," kata Komandan Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti Brigadir Jenderal TNI Imam Santoso kepada wartawan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa, (13/9/2022).
Danrem menyampaikan hal itu usai memimpin Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonkav 10/Mendagiri Satgas Intel dan Satgas Bantuan di Markas Korem 161/Wira Sakti di Kota Kupang.
Sebanyak 350 personel TNI Angkatan Darat diterjunkan untuk melakukan operasi militer selain perang di Kabupaten Belu yang berbatasan secara langsung dengan Timor Leste.
Imam Santoso mengatakan para personel akan menjalankan berbagai tugas pengamanan perbatasan serta membantu pembangunan bagi masyarakat di wilayah perbatasan, termasuk dalam aspek kebutuhan air bersih.
Paket program pembangunan air bersih itu telah diberikan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IX Udayana yang secara keseluruhan ada sekitar 70-an titik yang tersebar di Nusa Tenggara Timur.
"Sebagian besar titik itu juga ada di wilayah perbatasan negara Indonesia dengan Timor Leste," katanya.
Pembangunan fasilitas air bersih merupakan bagian dari dukungan TNI untuk menjawab kesulitan air bersih yang dialami masyarakat di wilayah beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: Artikel - Menjaga patok batas RI dan Timor Leste
Selain kegiatan pembangunan, tambah Brigjen Imam Santoso, para personel Satgas Pamtas juga tetap menjalankan tugas utama menjaga kedaulatan wilayah di setiap tapal batas.
"Selain itu, menjaga kehormatan, kewibawaan NKRI baik di hadapan negara tetangga maupun masyarakat Indonesia di perbatasan karena para prajurit adalah representasi negara," tegasnya.
Baca juga: Satgas Pamtas dan polisi perbatasan Timor Leste gelar patroli bersama
Ratusan personel Satgas Pamtas RI-Timor Leste dari Yonkav 10/Mendagiri telah mengikuti pembekalan selama lima bulan dan akan menjalankan tugas selama sembilan bulan menggantikan Batalyon Infanteri (Yonif) 743 yang sebelumnya sudah bertugas di perbatasan negara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Personel Satgas Pamtas RI-RDTL bangun fasilitas air bersih untuk warga
"Pembangunan fasilitas air bersih merupakan bagian dari tugas yang diberikan kepada Satgas Pamtas RI-RDTL," kata Komandan Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti Brigadir Jenderal TNI Imam Santoso kepada wartawan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa, (13/9/2022).
Danrem menyampaikan hal itu usai memimpin Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonkav 10/Mendagiri Satgas Intel dan Satgas Bantuan di Markas Korem 161/Wira Sakti di Kota Kupang.
Sebanyak 350 personel TNI Angkatan Darat diterjunkan untuk melakukan operasi militer selain perang di Kabupaten Belu yang berbatasan secara langsung dengan Timor Leste.
Imam Santoso mengatakan para personel akan menjalankan berbagai tugas pengamanan perbatasan serta membantu pembangunan bagi masyarakat di wilayah perbatasan, termasuk dalam aspek kebutuhan air bersih.
Paket program pembangunan air bersih itu telah diberikan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IX Udayana yang secara keseluruhan ada sekitar 70-an titik yang tersebar di Nusa Tenggara Timur.
"Sebagian besar titik itu juga ada di wilayah perbatasan negara Indonesia dengan Timor Leste," katanya.
Pembangunan fasilitas air bersih merupakan bagian dari dukungan TNI untuk menjawab kesulitan air bersih yang dialami masyarakat di wilayah beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: Artikel - Menjaga patok batas RI dan Timor Leste
Selain kegiatan pembangunan, tambah Brigjen Imam Santoso, para personel Satgas Pamtas juga tetap menjalankan tugas utama menjaga kedaulatan wilayah di setiap tapal batas.
"Selain itu, menjaga kehormatan, kewibawaan NKRI baik di hadapan negara tetangga maupun masyarakat Indonesia di perbatasan karena para prajurit adalah representasi negara," tegasnya.
Baca juga: Satgas Pamtas dan polisi perbatasan Timor Leste gelar patroli bersama
Ratusan personel Satgas Pamtas RI-Timor Leste dari Yonkav 10/Mendagiri telah mengikuti pembekalan selama lima bulan dan akan menjalankan tugas selama sembilan bulan menggantikan Batalyon Infanteri (Yonif) 743 yang sebelumnya sudah bertugas di perbatasan negara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Personel Satgas Pamtas RI-RDTL bangun fasilitas air bersih untuk warga
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati TTU: Kehadiran Satgas Pamtas RI-RDTL dirasakan manfaatnya oleh warga
25 September 2025 17:58 WIB
Satgas Pamtas RI-RTDL menggagalkan penyelundupan kendaraan ke Timor Leste
25 September 2025 14:34 WIB
Gubernur NTT: Satgas Pamtas RI-RDTL sudah jaga wilayah perbatasan dengan baik
25 September 2025 13:07 WIB
Dansatgas Pamtas: Seorang WNI asal TTU tertembak di perbatasan RI-Timor Leste
25 August 2025 22:05 WIB
Satgas Pamtas sektor Timur membantu warga perbatasan terkait air bersih
12 February 2025 16:49 WIB, 2025
Satgas Pamtas RI-RDTL cetak rekor literasi bela negara di wilayah perbatasan
11 June 2024 15:34 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Sebanyak 391 calon haji Indonesia kloter pertama diberangkatkan ke Tanah Suci
22 April 2026 6:59 WIB