Logo Header Antaranews Kupang

Satgas Pamtas RI-RTDL menggagalkan penyelundupan kendaraan ke Timor Leste

Kamis, 25 September 2025 14:34 WIB
Image Print
Komandan Korem 161/Wirasakti selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-RDTL Brigjen TNI Hendro Cahyono (kanan) memeriksa barisan saat upacara pelepasan Satgas Yonif 741/Garuda Nusantara dan Satgas Yonarhanud 15/Dahana Bhaladika Yudha di Lapangan Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis (25/9/2025). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Kupang (ANTARA) - Satgas Pamtas RI-RDTL mampu menggagalkan penyelundupan kendaraan dan barang subsidi ke Timor Leste selama bertugas kurang lebih 12 bulan di daerah perbatasan.

Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono menyampaikan hal itu dalam sambutan pada upacara pelepasan Satgas Pamtas RI–RDTL di Lantamal VII Kupang, Kamis.

"Selama bertugas selama satu tahun, Satgas Yonif 741/Garuda Nusantara yang bertugas di sektor timur, menggagalkan penyelundupan dua unit mobil jenis Rush dan sembilan unit sepeda motor berbagai jenis," katanya.

Brigjen TNI Hendro Cahyono yang juga menjabat sebagai Dankolapos Satgas Pamtas RI-RDTL itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas keberhasilan prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di garis perbatasan.

“Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme prajurit TNI, tetapi juga wujud nyata dari pengabdian tanpa pamrih dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan yang penuh tantangan,” katanya.

Ditemui setelah upacara pelepasan tersebut, ia menjelaskan Satgas Yonif 741 juga sukses melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat sehingga secara sukarela menyerahkan sebanyak 25 pucuk senjata api organik TNI/Polri jenis SS1, FN, serta senjata panjang jenis Mouser.

Sementara itu, Satgas Yonarmed 15/Disana Bhaladika Yudha yang bertugas di sektor barat, berhasil menggagalkan berbagai upaya penyelundupan barang subsidi milik pemerintah.

Satgas juga membangun komunikasi sosial dengan masyarakat perbatasan sehingga mampu menciptakan suasana yang kondusif.

Selain itu, Satgas Yonarmed 15 juga mengamankan lima pucuk senjata api rakitan, satu unit pistol, serta satu pucuk senjata organik. Tidak hanya itu, mereka menggagalkan upaya penyelundupan empat unit kendaraan terdiri atas tiga mobil dan satu sepeda motor, serta hewan ternak berupa 11 ekor sapi, sembilan ekor kuda, dan dua ekor anjing jenis detector.

Prestasi lainnya yakni keberhasilan Satgas menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 4 gram.

Menurut dia, capaian ini menjadi bukti kesungguhan Satgas dalam menegakkan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

“Atas keberhasilan tugas yang dicapai, jadikan pengalaman ini sebagai pedoman, motivasi, dan pemicu semangat dalam meningkatkan kinerja di satuan masing-masing,” tegas tegas Brigjen TNI Hendro.

Danrem juga mengingatkan agar setelah kembali ke satuan, prajurit tidak larut dalam euforia, melainkan segera menyesuaikan diri dengan pola kehidupan di satuan.

“Tetaplah rendah hati, profesional, dan jangan pernah lelah untuk terus mengabdi serta memberikan yang terbaik bagi TNI, bangsa, dan negara,” ujar dia.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026