BMKG: Waspadai gelombang 4 meter di perairan NTT
Sabtu, 24 September 2022 14:08 WIB
Ilustrasi - Sebuah kapal feri berlabuh di Pelabuhan Bolok, Kabupaten Kupang, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi gelombang setinggi 4 meter di tiga wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga hari ke depan.
"Waspadai potensi gelombang dengan ketinggian berkisar 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan dan Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang BMKG Syaeful Hadi dalam keterangan yang diterima di Kupang, Sabtu, (24/9/2022).
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan laut NTT.
Syaeful menjelaskan gelombang laut dengan kategori tinggi (2,5-4 meter) berpeluang terjadi selama tiga hari ke depan (24-26 September 2022) sehingga perlu diwaspadai dalam kegiatan pelayaran kapal.
"Potensi gelombang tinggi beresiko tinggi terhadap pelayaran kapal feri," katanya.
Selain gelombang kategori tinggi, kata dia, gelombang sedang (1,25-2,5 meter) juga berpeluang melanda beberapa wilayah perairan di NTT yaitu Laut Sawu bagian utara, Selat Flores-Lamakera, Selat Alor-Pantar, perairan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu.
Potensi gelombang sedang juga perlu diwaspadai karena berisiko tinggi terhadap pelayaran perahu atau bagan nelayan.
Sementara itu, kondisi sinoptik menunjukkan umumnya arah angin di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 5-20 knot.
Syaeful mengimbau operator kapal maupun para nelayan di NTT agar mencermati potensi cuaca yang ada untuk menentukan kegiatan pelayaran.
Ia mempersilahkan masyarakat terus mengikuti informasi cuaca maritim yang terus diperbaharui BMKG sebagai referensi untuk mendukung pelayaran yang aman dan lancar.
Baca juga: BMKG sebut sebagian wilayah NTT alami musim hujan lebih awal
Baca juga: BMKG ingatkan masyarakat pesisir waspadai gelombang tinggi
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspadai gelombang 4 meter berpeluang landa tiga wilayah di NTT
"Waspadai potensi gelombang dengan ketinggian berkisar 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan dan Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang BMKG Syaeful Hadi dalam keterangan yang diterima di Kupang, Sabtu, (24/9/2022).
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan laut NTT.
Syaeful menjelaskan gelombang laut dengan kategori tinggi (2,5-4 meter) berpeluang terjadi selama tiga hari ke depan (24-26 September 2022) sehingga perlu diwaspadai dalam kegiatan pelayaran kapal.
"Potensi gelombang tinggi beresiko tinggi terhadap pelayaran kapal feri," katanya.
Selain gelombang kategori tinggi, kata dia, gelombang sedang (1,25-2,5 meter) juga berpeluang melanda beberapa wilayah perairan di NTT yaitu Laut Sawu bagian utara, Selat Flores-Lamakera, Selat Alor-Pantar, perairan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu.
Potensi gelombang sedang juga perlu diwaspadai karena berisiko tinggi terhadap pelayaran perahu atau bagan nelayan.
Sementara itu, kondisi sinoptik menunjukkan umumnya arah angin di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 5-20 knot.
Syaeful mengimbau operator kapal maupun para nelayan di NTT agar mencermati potensi cuaca yang ada untuk menentukan kegiatan pelayaran.
Ia mempersilahkan masyarakat terus mengikuti informasi cuaca maritim yang terus diperbaharui BMKG sebagai referensi untuk mendukung pelayaran yang aman dan lancar.
Baca juga: BMKG sebut sebagian wilayah NTT alami musim hujan lebih awal
Baca juga: BMKG ingatkan masyarakat pesisir waspadai gelombang tinggi
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspadai gelombang 4 meter berpeluang landa tiga wilayah di NTT
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG ajak masyarakat waspadai potensi gelombang tinggi 4 meter di perairan NTT
21 January 2026 11:55 WIB
Badan Geologi: Dinding kawah Gunung Kelimutu longsor akibat curah hujan tinggi
12 January 2026 18:19 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT
10 January 2026 16:24 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter di sejumlah perairan NTT
02 January 2026 10:12 WIB
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 2 Desember
29 November 2025 11:20 WIB