
Artikel - Kisah Burhan, sang pemberi kemerdekaan bagi bayi telantar

...Saya lebih senang kalau yayasan ini tutup. Kalau bayi bertambah banyak, saya tambah prihatin. Maunya tidak ada lagi tempat seperti ini, tidak ada bayi yang telantar atau bayi dibuang
Gianyar, Bali (ANTARA) - Pagi itu di tengah kawasan permukiman di Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, berjejer bayi-bayi mungil menikmati hangatnya sinar mentari.
Ada yang digendong dengan posisi tengkurap, ada juga telentang di kotak khusus bayi, sembari menggunakan pelindung mata.
Kebiasaan berjemur dilakukan rutin setelah malaikat kecil itu mendapatkan sarapan pagi oleh para pengasuhnya.
Tanpa disadari bayi-bayi lucu dan menggemaskan itu bukanlah bayi pada umumnya yang lengkap dengan kehangatan pelukan sang ayah dan ibu.
Mereka adalah bayi-bayi nyaris telantar atau bahkan nyaris dibuang dan kini diselamatkan oleh seorang pria bernama Burhan.
Di tangan Burhan, bayi-bayi itu kini dirawat, menggantikan kasih sayang orang tua.
Bayi telantar
Oleh Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
