
Pemda Mabar imbau nelayan tak melaut karena gelombang tinggi

...Sudah dari kemarin kami wanti-wanti untuk menghentikan aktivitas melaut dan pelayaran, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat Isfridus Tobong saat dihubungi di Labuan Bajo, Senin, (11/3/2024)
Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Daerah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau para nelayan di wilayah tersebut untuk sementara waktu tidak melaut karena adanya gelombang tinggi.
Dia menambahkan, gelombang tinggi yang mengancam permukiman warga juga terjadi di Pulau Papagarang Desa Papagarang, Kecamatan Komodo.
"Saya minta evakuasi sementara warga pesisir ke tempat yang lebih tinggi dan hentikan pelayaran serta aktivitas melaut," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Manggarai Barat mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama sepekan pada 8-14 Maret 2024.
Dampak lainnya yang perlu diantisipasi adalah tanah longsor, pohon tumbang, rusaknya atap bangunan dan fasilitas umum lainnya.
Baca juga: Hujan disertai angin kencang landa Kota Kupang
Baca juga: BMKG tegaskan tak ada badai di wilayah NTT
Baca juga: BPBD Kabupaten Kupang optimalkan fungsi destana antisipasi bencana alam
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemda Mabar imbau nelayan tidak melaut karena adanya gelombang tinggi
Pewarta : Gecio Viana
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
