
Warga Minta "Sahabat" Lanjutkan Bantuan Pendidikan

"Untuk program bantuan pendidikan ke perguruan tinggi itu kami harap nanti bisa dilanjutkan paket Sahabat, karena kami sudah merasakan manfaatnya," kata Yuliana Therik.
Kupang (Antara NTT) - Warga Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang meminta pasangan calon Wali Kota Kupang Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus (Sahabat) agar melanjutkan program bantuan pendidikan bagi para siswa untuk studi lanjutan di perguruan tinggi.
"Untuk program bantuan pendidikan ke perguruan tinggi itu kami harap nanti bisa dilanjutkan paket Sahabat, karena kami sudah merasakan manfaatnya," kata Yuliana Therik, salah seorang warga Kelurahan Oeba saat menghadiri tatap muka bersama Paket Sahabat di wilayah itu, Sabtu.
Menurut dia, intervensi program Pemerintah Kota Kupang bidang pendidikan di bawah kepemimpinan Jonas Salean sangat memberikan pengaruh bagi keberlanjutan pendidikan anak-anak di kelurahan tersebut, juga di seluruh wilayah daerah ini.
Begitu penting dan bergunanya program tersebut, lanjut dia, Pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus harus bisa melanjutkannya untuk kepentingan kemajuan pendidikan anak-anak di seluruh wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini.
"Kalau perlu kami berharap agar bisa juga dilakukan intervensi yang sama bagi para siswa SD dan SMP," kata Yuliana.
Selain bidang pendidikan khusus bantuan dana pendidikan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, Yuliana juga berharap Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus untuk bisa melanjutkan sejumlah program dasar masyarakat lainya, seperti kesehatan melalui Brigade Kupang Sehat (BKS), air berish, lampu jalan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melaluji dana PEM.
"Jujur saya sudah merasakan sejumlah program itu dan karenannya saya berharap akan terus dilanjutkan program-program tersebut. Janganlah berhenti di tengah jalan, kasihan kami warga miskin yang masih berharap program tersebut," katanya.
Warga lainnya Tolan Yeremias Hanas, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya atas intervensi program BKS yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang melalui wali kota Jonas Salean.
Warga RT.09 dan RW.03 tersebut, berujar bahwa pernah dua kali ditolong BKS saat anaknya terserang lambung akut.
Waktu itu saat malam tiba ucapnya berceritera, salah seorang anaknya terserang lambung akut. Dia pun panik karena tidak memiliki apapun untuk bisa menolong anaknya. Apalagi berpikir untuk melarikan ke rumah sakit, karerna kondisi ekonominya yang pas-pasan.
Namun selang beberapa saat, lanjut dia, terlintas di benaknya informasi tentang Brigade Kupang Sehat (BKS) yang dicanang Pak Wali Kota Kupang Jonas Salean di 2013 silam.
"Saya langsung menelepon nomor darurat di BKS dan tidak perlu menanti lama satu armada ambulans lengkap dengan peralatan dan dokter tiba dan langsung menangani anak saya di rumah sampai sehat dan tidak perlu ke rumah sakit. Dan layanan itu gratis," katanya.
"Saya sungguh tersentuh dengan program ini. Seandainya tidak ada program ini saya tidak tahu nasib anak saya saat itu," kisahnya menambahkan.
Dia sangat berharap, program tersebut jangan berhenti seiring berakhirnya masa tugas Jonas Salean nanti. "Program ini harus dilanjutkan dan karena itu Pak Jonas harus terpilih lagi demi kami warga miskin daerah ini," katanya.
Calon Wali Kota Kupang Jonas Salean pada kesempatan itu meminta doa dan dukungan seluruh warga terutama di Kelurahan Oeba untuk bisa mendukung dan memenangkan paket Sahabat di pilkada pada 15 Februari mendatang.
"Saya tidak rakus jabatan, namun saya tidak mau program prorakyat saya yang sudah ada berhenti di akhir masa jabatan saya. Program-program itu harus berlanjut untuk lima tahun ke depan," katanya.
Pewarta : Yohanes Adrianus
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
