Kupang (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur mensiagakan 1.170 personelnya untuk mengantsipasi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu keandalan listrik di provinsi kepulauan itu.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono kepada wartawan di Kupang, Selas, usai apel siaga cuaca ekstrem mengatakan dukungan penuh personel sangat diperlukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di NTT.
"Personel yang ada juga kita siapkan juga untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru di NTT," katanya.
Eko menambahkan masa Natal dan Tahun Baru selalu menjadi periode penting bagi masyarakat di NTT, sehingga PLN menyiapkan pasokan listrik yang andal dan dukungan personel secara optimal.
Eko juga menegaskan kesiapan PLN NTT tidak hanya soal angka beban dan cadangan daya, tetapi juga menghadirkan rasa damai dan nyaman bagi masyarakat.
Pihaknya juga memastikan kecukupan daya dalam kondisi aman untuk menghadapi potensi kenaikan beban selama masa siaga.
Selain personel yang disiagakan, dia mengatakan PLN juga menyiapkan 33 posko siaga keandalan yang tersebar di seluruh NTT.
Kemudian juga 253 kendaraan operasional serta 151 unit peralatan pendukung lainnya,
Eko menambahkan, PLN telah melakukan pemeliharaan sejak awal November di sejumlah titik prioritas termasuk rumah ibadah.
“Kami bekerja senyap tetapi sigap. Dengan dukungan 33 posko dan ribuan personel, kami ingin memastikan setiap rumah, setiap gereja, dan setiap pusat kegiatan masyarakat tetap terang. PLN siap mendukung penuh kesiapan kelistrikan Natal dan Tahun Baru 2026,” katanya.
Ia menegaskan kesiapan tersebut merupakan komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga memastikan kenyamanan dan rasa aman masyarakat pada momen ibadah dan perayaan akhir tahun.

