Logo Header Antaranews Kupang

Pemkab Manggarai tingkatkan pemahaman OPD terkait metadata statistik

Kamis, 20 November 2025 12:22 WIB
Image Print
Foto bersama dalam sosialisasi pengumpulan metadata statistik sektoral di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). (ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Manggarai)

Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat meningkatkan pemahaman pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah itu terkait penyusunan metadata statistik sektoral.

"Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman OPD terkait pentingnya penyusunan metadata dalam setiap statistik sektoral yang dihasilkan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Manggarai Paulus Jeramun dihubungi dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu.

Ia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan di Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai tersebut menghadirkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai.

Paulus menjelaskan metadata menjadi komponen penting untuk memastikan kualitas, konsistensi, dan akurasi data yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan daerah, evaluasi program, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Menurut Paulus penguatan kualitas data sektoral merupakan agenda utama pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan nasional mengenai Satu Data Indonesia.

Paulus menekankan bahwa metadata adalah identitas dari setiap data, sehingga harus disusun secara lengkap dan mengikuti standar yang berlaku.

“Tanpa metadata, data sektoral akan sulit dipahami dan sulit dimanfaatkan secara optimal, karena itu setiap OPD perlu memastikan setiap data yang dihasilkan disertai metadata yang memadai,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, lanjut dia, peserta mendapatkan pemaparan teknis mengenai cara pengisian metadata, standar nasional yang digunakan, serta mekanisme pengumpulan melalui platform pendataan yang dikelola Diskominfo Manggarai.

Paulus juga mengatakan sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif untuk memastikan setiap OPD memahami langkah-langkah teknis secara detail.

Sosialisasi tersebut juga dinilai menjadi langkah awal konsolidasi OPD di Manggarai dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik, demi tersedianya statistik sektoral yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan terselenggaranya kegiatan itu, Paulus berharap seluruh OPD semakin siap melakukan pengumpulan metadata secara berkala dan berstandar, sebagai fondasi penting dalam pengembangan ekosistem data daerah.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Manggarai Yosep Danu dalam keterangan menjelaskan mengenai standar penyusunan metadata serta implementasinya dalam ekosistem statistik daerah.

Yosep menekankan bahwa metadata merupakan kunci untuk menjaga transparansi, interoperabilitas, dan akuntabilitas data.

“Metadata membantu kita memahami konteks sebuah data, mulai dari definisi, metode pengumpulan, hingga sumbernya dan ketika metadata disusun dengan benar, maka data sektoral akan jauh lebih mudah diverifikasi, dianalisis, dan digunakan lintas sektor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yosep juga mendorong setiap OPD untuk memperkuat koordinasi dengan Diskominfo (sebagai walidata) , Baperida sebagai (sekretariat) dan BPS (sebagai pembina data) dalam proses penyusunan dan pengumpulan metadata agar kualitas statistik sektoral Manggarai terus meningkat dari tahun ke tahun.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026