Kupang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari Terminal BBM (TBBM) Reo ke seluruh SPBU di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, telah kembali normal setelah sebelumnya sempat terdampak sistem buka tutup jalur Reo–Ruteng akibat perbaikan jalan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi dihubungi dari Kupang, Kamis, mengatakan pemulihan penyaluran itu berlangsung sejak Kamis ini.
“Penyaluran BBM dari TBBM Reo ke SPBU di Manggarai sudah normal kembali. Stok aman, dan suplai juga bertambah dari kapal yang sandar, yakni 800 kl Pertalite dan 750 kl Pertamax,” katanya.
Sebelumnya sebagai langkah cepat mengantisipasi keterlambatan distribusi akibat perbaikan jalan di Waruk dan Karot, Pertamina melakukan alih suplai sementara dari TBBM Maumere.
Dengan berfungsinya kembali jalur Reo–Ruteng meski masih buka tutup, seluruh penyaluran kini kembali ditangani langsung dari TBBM Reo sebagai supply point utama untuk SPBU di Manggarai.
Ahad mengatakan Pertamina Patra Niaga juga sudah menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi tetap lancar meski jalur masih dalam kondisi perbaikan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemda dan APH agar jalur terdampak longsor bisa diprioritaskan penanganannya, sehingga pasokan BBM ke SPBU Manggarai tidak terganggu,” ujarnya.
Pertamina menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan energi masyarakat Manggarai dan wilayah sekitarnya, termasuk menyiapkan langkah-langkah mitigasi bila kondisi jalur distribusi kembali berubah.

