
Pemkot Kupang: Jumlah UMKM mencapai 17.747 unit pada 2025

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mencatat jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut mencapai 17.747 unit pada 2025.
“Pada 2025, sektor UMKM mencatat sekitar 17.747 unit usaha dengan 22.015 pekerja,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Kupang Eben Ndapamerang di Kupang, Jumat (30/1).
Dari total 17.747 unit usaha 2025, sekitar sekitar 97-98 persen merupakan perusahaan mikro. Adapun pada 2024, jumlah UMKM Kota Kupang tercatat sebanyak 17.609 unit.
Eben mengatakan sepanjang 2025, Pemkot Kupang bersinergi dalam pendampingan UMKM untuk membantu mengurus perizinan usaha, termasuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya juga menyediakan tenaga fungsional yang bertugas melayani pengurusan NIB bagi pelaku UMKM. .
“Penting untuk mengedukasi masyarakat terkait pengurusan perizinan dan sertifikasi. NIB menjadi syarat utama untuk memperoleh bantuan pemerintah serta akses permodalan ke perbankan, seperti melalui KUR. Tentunya juga menyiapkan NPWP,” katanya.
Selain pendampingan perizinan, Pemkot Kupang juga mendukung pengembangan UMKM melalui program pelatihan, seperti teknis olahan makanan dan teknis kerajinan tangan.
Ia juga mengingatkan pelaku UMKM agar selalu menjaga kualitas produk serta pelayanan sehingga memiliki nilai saing dengan bisnis waralaba besar (franchise) yang sedang bertumbuh. Menurutnya kios-kios kecil atau UMKM lokal dapat belajar dari sisi pengelolaan stok, pengadaan barang, dan hingga pelayanan pelanggan.
“Jika produk atau pelayanan kurang baik, pelanggan akan cepat berpindah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemkot Kupang memastikan pada 2026 festival kebudayaan dan UMKM kelurahan tetap dilaksanakan dan diharapkan semakin berkembang, khususnya bagi pelaku UMKM yang belum terlibat agar turut menampilkan produknya.
“Event ini bisa menjadi kegiatan reguler, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan, dengan volume lebih besar tentu semakin banyak orang yang berkunjung dan berbelanja,” katanya.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
