• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Selasa, 13 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • ANTARA mendukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      ANTARA mendukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      Jumat, 9 Januari 2026 17:37

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      Kamis, 18 Desember 2025 14:16

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      Selasa, 16 Desember 2025 9:47

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      Selasa, 9 Desember 2025 14:19

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Selasa, 2 Desember 2025 16:08

  • Daerah
    • Badan Geologi: Dinding kawah Gunung Kelimutu longsor akibat curah hujan tinggi

      Badan Geologi: Dinding kawah Gunung Kelimutu longsor akibat curah hujan tinggi

      12 January 2026 18:19 Wib

      KSAD :  TNI AD akan bangun 6.382 jembatan pada 2026

      KSAD : TNI AD akan bangun 6.382 jembatan pada 2026

      12 January 2026 16:04 Wib

      BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT

      BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT

      10 January 2026 16:24 Wib

      BMKG mengingatkan wilayah NTT hujan deras hingga 12 Januari 2026

      BMKG mengingatkan wilayah NTT hujan deras hingga 12 Januari 2026

      10 January 2026 16:23 Wib

      Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo

      10 January 2026 5:43 Wib

  • Lintas Daerah
    • BMKG: Mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      BMKG: Mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      10 jam lalu

      Mendes: Salah satu fokus dana desa 2026 untuk mendukung Kopdes

      Mendes: Salah satu fokus dana desa 2026 untuk mendukung Kopdes

      12 January 2026 15:35 Wib

      BMKG: Potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah pada Minggu

      BMKG: Potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah pada Minggu

      11 January 2026 8:15 Wib

      BMKG: Waspadai hujan berpetir dan gelombang laut tinggi

      BMKG: Waspadai hujan berpetir dan gelombang laut tinggi

      08 January 2026 9:48 Wib

      BMKG mengingatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah pada Kamis

      BMKG mengingatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah pada Kamis

      08 January 2026 6:23 Wib

  • Ekonomi
    • Airlangga: Pemerintah menyiapkan insentif diskon tiket pesawat saat Lebaran 2026

      Airlangga: Pemerintah menyiapkan insentif diskon tiket pesawat saat Lebaran 2026

      4 jam lalu

      Airlangga: Pemerintah menyiapkan Rp300 triliun untuk KUR 2026

      Airlangga: Pemerintah menyiapkan Rp300 triliun untuk KUR 2026

      4 jam lalu

      PLN mengalirkan tenaga listrik untuk tiga desa di pelosok NTT

      PLN mengalirkan tenaga listrik untuk tiga desa di pelosok NTT

      5 jam lalu

      Pemerintah bakal melanjutkan Program Paket Ekonomi di 2026

      Pemerintah bakal melanjutkan Program Paket Ekonomi di 2026

      7 jam lalu

      Menkop: Kopdes Merah Putih sebagai solusi keterbatasan lapangan kerja

      Menkop: Kopdes Merah Putih sebagai solusi keterbatasan lapangan kerja

      11 jam lalu

  • Politik & Hukum
    • Ketua DPR: Revisi UU Pilkada belum dibahas karena pelaksanaannya masih lama

      Ketua DPR: Revisi UU Pilkada belum dibahas karena pelaksanaannya masih lama

      4 jam lalu

      KPK geledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta

      KPK geledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta

      5 jam lalu

      KPK menyita 8.000 dolar Singapura dari penggeledahan kantor KPP Madya Jakut

      KPK menyita 8.000 dolar Singapura dari penggeledahan kantor KPP Madya Jakut

      5 jam lalu

      294 dari 579 Anggota DPR menghadiri Rapat Paripurna pertama di 2026

      294 dari 579 Anggota DPR menghadiri Rapat Paripurna pertama di 2026

      7 jam lalu

      Jaksa Agung memutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri

      Jaksa Agung memutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri

      7 jam lalu

  • Kesra
    • Mensesneg:  Selain Sekolah Rakyat, pemerintah akan renovasi 60.000 sekolah pada 2026

      Mensesneg: Selain Sekolah Rakyat, pemerintah akan renovasi 60.000 sekolah pada 2026

      12 January 2026 16:09 Wib

      Prabowo menyiapkan kampus kedokteran gratis atasi kekurangan dokter

      Prabowo menyiapkan kampus kedokteran gratis atasi kekurangan dokter

      12 January 2026 15:36 Wib

      Prabowo meminta TNI-Polri kirim perwira bantu bina Sekolah Rakyat

      Prabowo meminta TNI-Polri kirim perwira bantu bina Sekolah Rakyat

      12 January 2026 15:30 Wib

      Prabowo: Negara akan membiayai kampus kedokteran

      Prabowo: Negara akan membiayai kampus kedokteran

      12 January 2026 15:27 Wib

      Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem nol pada 2029

      Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem nol pada 2029

      12 January 2026 15:22 Wib

  • Olahraga
    • Herdman: Piala AFF akan menjadi panggung untuk pemain lapis kedua

      Herdman: Piala AFF akan menjadi panggung untuk pemain lapis kedua

      4 jam lalu

      Alasan John Herdman pilih Indonesia: Visi dan pemain berkualitas serta pencinta fanatik

      Alasan John Herdman pilih Indonesia: Visi dan pemain berkualitas serta pencinta fanatik

      5 jam lalu

      Hasil undian Piala FA: Masih minim laga \"big match\" di putaran keempat

      Hasil undian Piala FA: Masih minim laga "big match" di putaran keempat

      7 jam lalu

      Liga Italia - Juventus naik ke peringkat tiga

      Liga Italia - Juventus naik ke peringkat tiga

      11 jam lalu

      Piala Prancis - PSG tersingkir di 32 besar akibat kalah 0-1 dari Paris FC

      Piala Prancis - PSG tersingkir di 32 besar akibat kalah 0-1 dari Paris FC

      11 jam lalu

  • Hiburan
    • Ridwan Kamil dan Atalia resmi bercerai

      Ridwan Kamil dan Atalia resmi bercerai

      07 January 2026 17:58 Wib

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      14 December 2025 6:00 Wib

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      14 December 2025 5:58 Wib

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

  • Internasional
    • China menanggapi keinginan AS yang  membutuhkan Greenland

      China menanggapi keinginan AS yang membutuhkan Greenland

      3 jam lalu

      Ribuan orang mengikuti aksi protes anti-pemerintahan Trump di New York

      Ribuan orang mengikuti aksi protes anti-pemerintahan Trump di New York

      12 January 2026 13:29 Wib

      Kemlu: Indonesia menjalankan kepemimpinan Dewan HAM PBB secara inklusif

      Kemlu: Indonesia menjalankan kepemimpinan Dewan HAM PBB secara inklusif

      10 January 2026 17:45 Wib

      Jepang siap berperan aktif mewujudkan solusi dua negara Palestina-Israel

      Jepang siap berperan aktif mewujudkan solusi dua negara Palestina-Israel

      10 January 2026 6:06 Wib

      China tetap mendukung PBB meski AS mundur dari puluhan badan multilater PBBal

      China tetap mendukung PBB meski AS mundur dari puluhan badan multilater PBBal

      09 January 2026 6:20 Wib

  • Artikel
    • Upaya menjaga muruah dan kredibilitas pajak

      Upaya menjaga muruah dan kredibilitas pajak

      5 jam lalu

      Pilkada langsung, demokrasi prosedural, dan ilusi kesejahteraan rakyat

      Pilkada langsung, demokrasi prosedural, dan ilusi kesejahteraan rakyat

      5 jam lalu

      Upaya Indonesia menuju lumbung pangan dunia

      Upaya Indonesia menuju lumbung pangan dunia

      12 January 2026 10:22 Wib

      Dalil soal \"Kapitil\"

      Dalil soal "Kapitil"

      11 January 2026 8:23 Wib

      Ketika pemilik akal asli menggugat akal imitasi

      Ketika pemilik akal asli menggugat akal imitasi

      11 January 2026 8:20 Wib

  • Foto
    • Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

  • Video
    • Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

Logo Header Antaranews NTT

Ketika pemilik akal asli menggugat akal imitasi

id ai, artificial intelligence, kecerdasan buatan, akal imitasi, chatgpt, grok,kecerdasan artifisial Oleh Sizuka Minggu, 11 Januari 2026 8:20 WIB

Image Print
Ketika pemilik akal asli menggugat akal imitasi

Rekayasa gambar buatan AI. Di berbagai negara, AI mendadak duduk di kursi "terdakwa" ketika manusia menyalahgunakannya. ANTARA/Sizuka

Jakarta (ANTARA) - Gelombang gugatan terhadap kecerdasan buatan di berbagai negara memperlihatkan satu pola yang berulang: ketika ruang digital melukai, teknologi kerap lebih dulu dituding. Padahal, di balik setiap keluaran akal imitasi atau AI, selalu ada kehendak manusia yang meminta, menggunakan, dan menguji batas.

Di tengah ketimpangan literasi dan risiko terhadap kelompok rentan, negara memilih hadir, bukan dengan menghakimi mesin, melainkan membangun pagar kebijakan agar AI tidak beroperasi di ruang tanpa kendali.

Dalam beberapa bulan terakhir, AI semakin sering muncul, bukan sebagai inovasi, melainkan sebagai terdakwa.

ChatGPT digugat karena dianggap memberi panduan bunuh diri. Grok, produk AI milik Elon Musk, menuai kecaman global karena memungkinkan pembuatan gambar berbau pornografi, termasuk konten non-konsensual yang melibatkan anak-anak dan figur publik.

Di berbagai negara, AI mendadak menjadi nama pertama yang disebut, ketika ruang digital berubah menjadi ruang luka.

Narasi yang beredar nyaris seragam. AI disebut “memberi”, “mengajarkan”, dan “menghasilkan”. Bahasa pemberitaan dan pernyataan hukum perlahan memosisikan mesin sebagai subjek aktif, seolah ia memiliki niat dan kehendak.

Dalam kerangka ini, AI tampil, bukan lagi sebagai alat, melainkan sebagai aktor yang patut dimintai pertanggungjawaban.

Padahal, ada satu fakta mendasar yang kerap terlewat dalam hiruk-pikuk itu. Tidak ada satu pun keluaran AI yang lahir tanpa permintaan. Tidak ada gambar, teks, atau respons yang muncul tanpa input manusia. AI tidak memulai percakapan, tidak mengajukan ide, tidak memiliki dorongan. Ia hanya merespons.

Kasus Grok memperlihatkan pola itu, dengan terang. Fitur pembuatan gambar dari AI itu, awalnya dibuka untuk publik, memungkinkan pengguna mengunggah foto siapapun dan meminta versi yang lebih vulgar.

Hal yang terjadi kemudian adalah banjir konten pornografi lewat AI, tanpa persetujuan, memicu kemarahan lintas negara. Setelah tekanan datang, barulah pembatasan diterapkan. Bahkan, kini, pagar itu tidak sepenuhnya seragam di semua kanal.

Fenomena serupa tampak dalam gugatan terhadap chatbot lain. AI dituduh berkontribusi pada perilaku berbahaya, sementara peran pengguna sering berhenti sebagai latar belakang cerita.

Sorotan publik bergerak cepat ke teknologi, dalam hal ini AI, meninggalkan pertanyaan tentang niat, konteks, dan tanggung jawab manusia yang memanfaatkan celah sistem.

AI seolah menjadi wajah paling mudah untuk disalahkan. Ia —tentu saja—tidak bisa membela diri, tidak berdebat, dan tidak menuntut balik.

Apakah duduknya AI di kursi terdakwa benar-benar menjawab persoalan? Atau justru menyingkirkan diskusi yang lebih sulit tentang bagaimana manusia menggunakan alat yang ada di tangannya?

Pertanyaan itu menjadi penting, sebelum kita melangkah lebih jauh dan menarik kesimpulan yang terlalu cepat mengenai AI.

Alat, bukan pelaku

Dalam diskursus teknologi, para pemikir, sejak lama mengingatkan satu hal mendasar: teknologi, termasuk AI, tidak pernah netral secara sosial, tetapi selalu netral secara moral. Ia baru memperoleh makna ketika berada di tangan manusia.

Filsuf teknologi, seperti Martin Heidegger, pernah menegaskan bahwa teknologi bukan sekadar perangkat, melainkan cara manusia menyingkapkan dunia. Artinya, yang patut diuji bukan mesinnya, yaitu AI, melainkan cara manusia memandang dan menggunakannya.

Pandangan serupa muncul dalam pemikiran ilmuwan sosial Neil Postman, yang mengingatkan bahwa setiap teknologi, termasuk AI, membawa konsekuensi budaya, namun tidak pernah mengambil alih tanggung jawab etis penggunanya.

Teknologi, termasuk AI, bisa memperluas kemampuan manusia, tetapi tidak menggantikan penilaian moral. Ketika penilaian itu berhenti bekerja, alat apapun dapat berubah menjadi masalah.

Kerangka ini membantu membaca polemik AI, hari ini. Menyematkan kesalahan pada kecerdasan buatan berarti memindahkan beban tanggung jawab dari subjek bermoral ke sistem tak bernyawa.

Padahal, AI tidak memiliki niat, kesadaran, atau tujuan. Ia bekerja berdasarkan pola dan instruksi. Jika hasilnya menyimpang, yang perlu ditelusuri adalah relasi antara pengguna, desain sistem, dan konteks sosial tempat teknologi itu dilepaskan.

Analogi alat menjadi relevan. Pisau tidak pernah dipidana, meski digunakan untuk melukai. Kamera tidak dituntut ketika dipakai melanggar privasi. Internet tidak diseret ke pengadilan karena menyebarkan kebencian. Demikian juga dengan AI. Dalam seluruh kasus itu, hukum dan etika selalu kembali pada manusia sebagai pemegang kendali.

Bahaya dari menjadikan AI sebagai “pelaku” utama, bukan hanya kekeliruan logika, tetapi juga penyederhanaan persoalan. Fokus publik bergeser ke algoritma, sementara literasi digital, niat pengguna, dan desain tanggung jawab platform luput dari sorotan.

Dalam narasi semacam ini, manusia berisiko tampil sebagai korban pasif dari teknologi yang ia ciptakan sendiri. Tentu, pengembang AI tidak bisa cuci tangan. Mereka memikul tanggung jawab merancang pagar pengaman, memperkecil celah penyalahgunaan, dan merespons dampak sosial produknya.

Namun pagar teknis tidak pernah cukup untuk menggantikan satu hal yang tak bisa diotomatisasi: kebijaksanaan manusia dalam menggunakan alat. Di sinilah persoalan sesungguhnya berada. Bukan pada AI yang semakin canggih, melainkan pada kecerdasan manusia yang kadang memilih berhenti bekerja ketika alat terasa terlalu mudah.



Pagar negara

Di tengah riuh gugatan global terhadap AI, negara-negara dihadapkan pada kenyataan yang sama: menunggu seluruh masyarakat memiliki literasi digital dan kedewasaan etis yang merata adalah pekerjaan panjang, sementara risikonya sudah nyata dan mendesak.

Ketika ruang digital berubah menjadi ruang luka, negara dituntut hadir lebih cepat daripada niat baik.

Pemerintah Indonesia memilih jalur mitigasi struktural. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital, pemerintah pada Sabtu (10/1) melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok, menyusul maraknya konten pornografi palsu berbasis kecerdasan artifisial.

Praktik deepfake seksual nonkonsensual dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital.

Langkah ini menegaskan posisi negara. Bukan teknologi yang diadili, melainkan dampaknya yang dihentikan.

Pemerintah tidak menunggu perdebatan panjang tentang niat mesin, tetapi langsung membatasi ruang gerak sistem yang dinilai membahayakan, terutama bagi perempuan dan anak.

Platform pun dipanggil untuk memberi klarifikasi, menandai bahwa tanggung jawab tidak berhenti pada pengguna semata, tetapi juga pada penyelenggara sistem elektronik.

Dasar hukumnya jelas. Negara menggunakan kewenangan yang telah ada untuk memastikan ruang digital tidak memfasilitasi konten terlarang.

Pendekatan ini mencerminkan kesadaran realistis: ketika niat manusia tidak bisa dikendalikan satu per satu, maka infrastruktur digitalnya yang dipagari. Negara hadir sebagai penjaga ruang, bukan pengatur pikiran.

Pendekatan serupa tampak di berbagai negara. Uni Eropa menuntut dokumentasi dan akuntabilitas pengembang AI. India mengancam mencabut perlindungan hukum bagi platform yang abai. Inggris memanggil pengembang untuk dimintai penjelasan. Di titik ini, regulasi menjadi bahasa bersama: membatasi risiko, tanpa mematikan teknologi.

Hanya saja, pagar setinggi apapun memiliki batas. Regulasi dapat mempersempit bahaya, tetapi tidak pernah menggantikan akal sehat. Sistem bisa dibatasi, fitur bisa dikunci, akses bisa diputus, tetapi kehendak manusia selalu menjadi faktor penentu.

Di sinilah tanggung jawab itu kembali ke asalnya. AI tetap alat. Negara boleh membangun pagar. Platform wajib bertanggung jawab, namun beban terbesar tidak pernah berpindah. Ia tetap melekat pada manusia sebagai pemilik akal asli.

Karena hanya manusia yang memiliki niat, hanya manusia yang bisa memilih untuk menyalahgunakan, dan hanya manusia yang dapat dimintai pertanggungjawaban moral.

Jika akal asli memilih berhenti bekerja, maka seketat apapun pagar dibangun, kecerdasan imitasi akan terus dijadikan kambing hitam.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Fenomena AI, ketika pemilik akal asli menggugat yang imitasi


Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Yusril: AI membawa peluang besar sekaligus ancaman baru sistem hukum

Yusril: AI membawa peluang besar sekaligus ancaman baru sistem hukum

Kamis, 28 Agustus 2025 11:59 Wib

Mengapa harus mempelajari AI sekarang?

Mengapa harus mempelajari AI sekarang?

Selasa, 17 Juni 2025 14:20 Wib

PT Telkom menekankan pentingnya keberadaan data center di Indonesia

PT Telkom menekankan pentingnya keberadaan data center di Indonesia

Rabu, 11 Juni 2025 18:07 Wib

Mitigasi risiko keamanan AI Generatif

Mitigasi risiko keamanan AI Generatif

Sabtu, 22 Maret 2025 19:43 Wib

Kemenkominfo akan keluarkan aturan terkait AI di Indonesia

Kemenkominfo akan keluarkan aturan terkait AI di Indonesia

Rabu, 13 Desember 2023 15:56 Wib

Google Cloud bilang AI untuk keamanan siber

Google Cloud bilang AI untuk keamanan siber

Rabu, 18 Oktober 2023 10:00 Wib

Kehadiran AI jadi kesempatan dukung proses pendidikan, menurut Pakar

Kehadiran AI jadi kesempatan dukung proses pendidikan, menurut Pakar

Jumat, 19 Mei 2023 9:32 Wib

Fugaku, komputer tercepat mampu tandingi otak manusia

Fugaku, komputer tercepat mampu tandingi otak manusia

Jumat, 22 Oktober 2021 9:15 Wib

  • Terpopuler
Polisi mendalami kasus dugaan penipuan investasi kripto

Polisi mendalami kasus dugaan penipuan investasi kripto

12 January 2026 10:24 Wib

Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo

10 January 2026 5:43 Wib

Basarnas: Jasad diduga anak pelatih Valencia B ditemukan dalam bangkai kapal

Basarnas: Jasad diduga anak pelatih Valencia B ditemukan dalam bangkai kapal

07 January 2026 10:33 Wib

Akademisi: Sebaran dan sektor KUR 2025 di NTT belum merata

Akademisi: Sebaran dan sektor KUR 2025 di NTT belum merata

07 January 2026 6:56 Wib

  • Top News
KSAD: Rencana pembangunan Kodam NTT masuk tahap ketiga

KSAD: Rencana pembangunan Kodam NTT masuk tahap ketiga

KSAD :  TNI AD akan bangun 6.382 jembatan pada 2026

KSAD : TNI AD akan bangun 6.382 jembatan pada 2026

Prabowo: Negara akan membiayai kampus kedokteran

Prabowo: Negara akan membiayai kampus kedokteran

Majelis hakim menolak keberatan Nadiem Makarim di kasus "Chromebook"

Majelis hakim menolak keberatan Nadiem Makarim di kasus "Chromebook"

BBKSDA NTT menggagalkan masuknya puluhan burung ilegal ke Maumere

BBKSDA NTT menggagalkan masuknya puluhan burung ilegal ke Maumere

ANTARA News NTT

Foto

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video