Logo Header Antaranews Kupang

Pemkot Kupang dorong reformasi layanan publik dan penguatan ekonomi

Kamis, 9 April 2026 13:09 WIB
Image Print
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo memaparkan capaian dan strategi pembangunan dalam Nota Pengantar LKPJ pada Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan DPRD Kota Kupang Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sidang Utama Sasando DPRD Kota Kupang. (ANTARA/HO-Pemkot Kupang)

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendorong reformasi pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja pembangunan sepanjang tahun anggaran berjalan sesuai nota pengantar LKPJ.

“LKPJ tidak hanya menggambarkan capaian kinerja pemerintah daerah, tetapi juga menyoroti berbagai peningkatan serta upaya strategis yang telah dilakukan sepanjang tahun anggaran berjalan,” kata Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo di Kupang, Rabu.

Hal itu dikatakannya saat menyampaikan pokok-pokok Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan DPRD Kota Kupang Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sidang Utama Sasando DPRD Kota Kupang.

Ia menjelaskan pada aspek pembangunan sumber daya manusia, pemerintah terus menunjukkan peningkatan kualitas melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Adapun upaya yang dilakukan antara lain peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan layanan kesehatan, perluasan akses layanan, serta intervensi terhadap persoalan stunting dan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah juga mendorong pembangunan keluarga berkualitas, penguatan peran pemuda, serta kesetaraan gender,” ujarnya

Pada sektor ekonomi, lanjut dia, Pemkot Kupang mencatat tren pertumbuhan yang positif melalui penguatan sektor jasa dan pemberdayaan UMKM.

Berbagai upaya dilakukan seperti pemberian kemudahan perizinan, dukungan permodalan, pelatihan, serta penyelenggaraan event ekonomi kreatif untuk mendorong daya saing dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam tata kelola pemerintahan, terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik yang ditandai dengan penguatan reformasi birokrasi, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan profesionalitas aparatur sipil negara. Pemerintah juga terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta inovasi dalam pelayanan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Christian juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai toleransi di Kota Kupang.

“Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan ketertiban umum, penguatan wawasan kebangsaan, serta dukungan terhadap kehidupan sosial keagamaan yang harmonis,” ujarnya.

Pada aspek ketahanan lingkungan dan kebencanaan, pemerintah melakukan berbagai langkah peningkatan kapasitas penanganan bencana, kesiapsiagaan masyarakat, serta pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik.

Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan di wilayah perkotaan.

Sementara itu, dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah berupaya menekan angka kemiskinan, meningkatkan akses terhadap hunian layak, serta memperluas perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Ia menambahkan, peningkatan produktivitas tenaga kerja dan pemberdayaan sektor perikanan serta pertanian juga terus didorong.

Di bidang infrastruktur, pemerintah menunjukkan kemajuan melalui peningkatan kualitas jalan, penguatan konektivitas wilayah, serta penyediaan layanan dasar seperti air bersih dan sanitasi. Upaya ini dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kota.

Selain itu, Pemkot Kupang juga terus mendorong pembangunan berkelanjutan dengan memperkuat sektor jasa dan pariwisata, serta meningkatkan daya tarik kota sebagai pusat layanan dan aktivitas ekonomi.

Christian menegaskan berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan inovasi di berbagai sektor.

Menurutnya, inovasi pelayanan publik, digitalisasi, serta program-program berbasis kebutuhan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh peningkatan dan upaya yang telah dilakukan masih memerlukan penyempurnaan melalui masukan dan rekomendasi DPRD.

“Pemerintah menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan ke depan. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026