PDAM Kupang belum optimal distribusikan air bersih

id Air bersih

PDAM Kupang belum optimal distribusikan air bersih

Penandatanganan kerjasama pelayanan air bersih di Kota Kupang dilakukan pemerintah Kabupaten Kupang dan Pemerintah Kota Kupang pada tahun 2017 lalu. (ANTARA FOTO/Benny Jahang)

PDAM Tirta Lontar milik Pemerintah Kabupaten Kupang dinilai belum optimal mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan masyarakat di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kupang (ANTARA) - Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar milik Pemerintah Kabupaten Kupang dinilai belum optimal mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan masyarakat di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kerja sama PDAM Kabupaten Kupang dengan PDAM Kota Kupang telah berlangsung hampir dua tahun, namun belum memiliki dampak yang signifikan dalam pelayanan distribusi air bersih untuk masyarakat Kota Kupang," kata Pelaksana Tugas Dirut PDAM Kota Kupang Marius R Seran kepada ANTARA di Kupang, Senin (15/7).

Marius Seran memberikan testimoni tersebut terkait hasil kerja sama pelayanan air bersih antara PDAM Kabupaten Kupang dan PDAM Kota Kupang sejak 2017, namun belum memberikan dampak yang signifikan bagi para konsumen di Kota Kupang.

Menurut Marius, kerja sama yang telah berlangsung hampir dua tahun itu belum memiliki dampak langsung dalam percepatan dan perluasan distribusi air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Kupang telah memberikan ruang kepada PDAM Kabupaten Kupang memperluas cakupan layanan air bersih di wilayah bagian barat Kota Kupang yang selalu mengalami krisis air bersih pada setiap musim kemarau.

Baca juga: PDAM Kupang jamin kebutuhan air bersih selama musim kemarau

"Kami minta PDAM Kabupaten Kupang memperluas cakupan layanan di bagian barat Kota Kupang, karena sumber air yang dimiliki PDAM Kota Kupang di daerah itu sangat minim namun hingga saat ini belum ada yang direalisasikan," katanya.

Ia menambahkan, PDAM Kota Kupang juga meminta PDAM Kabupaten Kupang menambah sumber produksi baru di Kabupaten Kupang untuk kebutuhan air bersih masyarakat Kota Kupang.

"PDAM Kabupaten Kupang belum realisasikan semua kesepakatan itu setelah hampir dua tahun penandatanganan kerja sama dilakukan. Sudah dua kali kami melakukan evakuasi namun belum ada perkembangan yang signifikan dari hasil kerja sama itu,"tegasnya.

Menurut dia, belum ootimalnya pelayanan air bersih PDAM Kabupaten Kupang sebagai dampak dari belum adanya pimpinan definitif PDAM Kabupaten Kupang untuk mengambil keputusan yang bersifat strategis dalam kaitan kerja sama itu.

Ia berharap PDAM Kabupaten Kupang untuk merealisasikan semua perjanjian yang telah disepakati itu sehingga pelayanan air bersih bagi masyarakat di ibu kota provinsi NTT menjadi lebih optimal.

Baca juga: PDAM Kota Kupang batasi disribusi air bersih
Baca juga: PDAM identifikasi sumber air bersih bagi warga Kota Kupang
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar