PDAM Kupang jamin kebutuhan air bersih selama musim kemarau

id PDAM Kota Kupang

Pelaksana tugas Direktur PDAM Kota Kupang, Marius R Seran. (ANTARA Foto/ Benny Jahang)

"Pada musim kemarau biasanya debit air pada sumber-sumber air bersih di Kota Kupang selalu mengalami penurunan sehingga distribusi air bersih kepada pelanggaran berkurang," kara Marius Seran.
Kupang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menjamin kebutuhan air bersih bagi masyarakat di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini tetap terpenuhi selama daerah tersebut dilanda musim kemarau.

Pelaksana tugas Direktur PDAM Kota Kupang, Marius R Seran ketika dihubungi  di Kupang, Kamis, mengatakan, PDAM akan tetap berupaya agar distribusi kebutuhan air bersih untuk  masyarakat daerah tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

"Pada musim kemarau biasanya debit air pada sumber-sumber air bersih di Kota Kupang selalu mengalami penurunan sehingga distribusi air bersih kepada pelanggaran berkurang," kara Marius Seran.

Baca juga: PDAM Kota Kupang batasi disribusi air bersih
Baca juga: Pemenuhan kebutuhan air tak boleh gunakan target
Baca juga: Polres Belu bagikan 73 tangki air bersih kepada masyarakat


Ia mengatakan, beberapa sumber air bersih di Kota Kupang mengalami penurunan debit yang signifikan pada musim kemarau sehingga distribusi air bersih bagi pelanggan menjadi berkurang.

Kendati demikian kata dia, PDAM tetap berupaya agar masyarakat di ibu kota provinsi NTT ini tetap mendapatkan layanan air bersih selama musim kemarau sekalipun jumlahnya terbatas.

"Kami mensiasatinya dengan melakukan sistem bergilir dalam melakukan distribusi air, sehingga masyarakat tidak mengalami kekurangan air bersih. Distribusi air bersih dilakukan PDAM Kota Kupang selama ini dilakukan setiap hari namun selama musim kemarau akan dikurangi menjadi empat kali seminggu sehingga masyarakat tetap mendapatkan layanan air bersih," kata Marius Seran.

Ia mengatakan, beberapa sumber mata air yang debitnya tetap stabil pada musim kemarau yaitu sumber mata air Manulai II dan sumber air bendungan Tilong.

Sedangkan sumber mata air Oepura, Oeba kata dia, selalu mengalami penurunan debit saat musim kemarau mengakibatkan distribusi air bersih untuk kebutuhan masyarakat di beberapa lokasi di Kota Kupang mengalami pengurangan. 

Baca juga: Kota Kupang mulai dilanda krisis air bersih
Baca juga: Warga Kupang alami krisis air bersih

 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar