
Masyarakat NTT Peduli Korban Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan bahwa masyarakat setempat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor.
Kupang (Antara NTT) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan bahwa masyarakat setempat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor.
"Dalam beberapa kali operasi penanggulangan bencana alam yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor, tingkat partisipasi masyarakat setempat maupun yang dari jauh cukup signifikan," kata Kepala BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur Tini Thadeus di Kupang, Selasa.
Tingkat partisipasi masyarakat, kata dia, dalam bentuk bantuan tenaga untuk operasi penanganan bencana alam maupun dalam bentuk sosial lainnya.
"Tak jarang mereka hadir dalam bentuk kelompok dari desa, kecamatan, maupun kabupaten bahkan provinsi maupun secara perorangan dari sekitar lokasi bencana," katanya.
Ia menyebutkan bentuk bantuan tanggap darurat lainnya, berupa pangan seadanya, bahkan merelakan rumahnya dijadikan tempat penampungan sementara korban bencana sebelum bantuan dapur umum dan peralatan lainnya tiba di lokasi bencana.
"Biasanya ketika terjadi bencana banjir seperti di Benenain, Kabupaten Malaka yang terjadi setiap tahun ketika musim hujan, pihak BPBD NTT sudah jauh hari melakukan koordinasi untuk pencegahan dan penanggulangan ketika bencana benar-bernar terjadi," katanya.
Dia mengatakan intervensi bantuan yang dijadikan sebagai "buffer stock" di daerah untuk persediaan, berupa beras dan makanan siap saji.
"Stok bantuan tanggap darurat dipastiakan siap untuk diberikan kepada masyarakat korban banjir itu jauh hari karena kejadiannya (bencana banjir Benenain, red.) sudah pasti berlangsung setiap tahun," katanya.
Pada saat kejadian, katanya, petugas di daerah itu sudah bisa menyalurkan sejumlah stok bantuan tanggap darurat ke masyarakat korban banjir.
Dia menyebutkan sejumlah bantuan tanggap darurat yang umumnya disalurkan BPBD Nusa Tenggara Timur, antara lain tenda, makanan dan makanan siap saji, seperti mie instan dan biskuit dan ikan kaleng. serta tikar.
Untuk penyalurannya, lanjut dia, dilakukan oleh para petugas penanggulangan bencana di daerah itu, sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Pewarta : Hironimus Bifel
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
