Logo Header Antaranews Kupang

5.000 pohon untuk Raknamo

Sabtu, 6 Januari 2018 10:49 WIB
Image Print
Presiden Joko Widodo ketika meninjau bendungan Raknamo dua tahun lalu. (Foto ANTARA/Kornelis Kaha)
"Kami menginginkan agar kawasan di sekitar bendungan Raknamo semakin hijau agar kelak menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kupang," kata Ansemul Djogo.

Kupang (Antaranews NTT) - Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan putra putri TNI-Polri (FKPPI), Nusa Tenggara Timur, melakukan penanaman 5.000 anakan pohon di bendungan Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu.


Bendungan Raknamo, menurut rencana, akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kupang dan Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur pada Senin (8/1).

"Kami menginginkan agar kawasan di sekitar bendungan Raknamo semakin hijau agar kelak menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kupang," kata Ketua Generasi Muda FKKPI NTT Ansemul Djogo kepada wartawan di Oelamasi, Sabtu.

Sebanyak 5.000 anakan pohon itu terdiri dari anakan Cendana, Sengon, Mahoni serta pinang Alor. "Kami tanam semuanya di sekitar bendungan Raknamo agar bisa dilihat oleh Presiden Jokowi saat meresmikan bendungan tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan anakan tanaman itu di dapat dari Dinas Kehutanan NTT serta Balai Sungai Benenain NTT.


Penanaman ribuan pohon itu dimulai dari pertigaan jalan Timor Raya sampai ke kawasan bendungan Raknamo sepanjang 10 km di ruas jalan yang akan dilalui oleh Presiden Joko Widodo bersama rombongan.

Ia mengatakan, Generasi Muda FKKPI NTT menggandeng warga setempat untuk ikut menanam pohon di atas lahan milik masyarakat yang dilintasi Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, penanaman pohon ini pasti akan berhasil karena penanaman dilakukan saat musim hujan sedang menguyur Kabupaten Kupang.

Penanaman pohon dengan jumlah yang sangat banyak ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Generasi Muda FKKPI NTT.


"Kami berharap masyarakat di sekitarnya bisa merawat sampai tanaman-tanaman tersebut hidup dan tumbuh menghiasi kawasan di sekitar bendungan Raknamo," katanya.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026