Distamben NTT siap implementasikan moratorium pertambangan

id Pertambangan

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Nusa Tenggara Timur Boni Marasina.

"Sebagai instansi teknis, kami siap saja. Tinggal menunggu arahan dan petunjuk dari pimpinan wilayah," kata Boni Marasina.
Kupang (AntaraNews NTT) - Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Nusa Tenggara Timur Boni Marasina mengatakan sebagai instansi teknis, siap mengimplementasikan kebijakan gubernur terkait moratorium pertambangan di daerah itu.

"Sebagai instansi teknis, kami siap saja. Tinggal menunggu arahan dan petunjuk dari pimpinan wilayah," kata Boni Marasina kepada Antara di Kupang, Kamis (6/9) terkait rencana moratorium pertambangan di NTT.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, sebelumnya mengatakan akan menghentikan sementara atau moratorim seluruh kegiatan pertambangan di NTT. Dia akan melihat dampak dari kegiatan itu.

"Pertambangan seluruhnya moratorium, kita lihat yang layak dan tidak," kata Viktor usai pelantikan gubernur-wakil gubernur di Istana Negara, Jakarta, Rabu, (5/9).?

NTT merupakan wilayah yang sangat kecil dan indah. Dia tak ingin itu semua diganggu oleh eksplorasi pertambangan.

Baca juga: NTT tidak bisa andalkan pertambangan

Boni Marasina mengatakan dirinya juga siap memberikan masukan dan pertimbangan terkait rencana moratorium pertambangan di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Di samping itu kalau minta masukan dan saran kami berikan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku," katanya.

Mengenai jumlah usaha pertambangan di NTT, dia mengatakan cukup banyak tersebar di seluruh wilayah NTT. "Saat ini ada banyak perusahan yang memiliki izin pertambangan, baik logam, nonlogam dan batuan," katanya.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar