Kupang (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Johanis Asadoma mengapresiasi satuan Brimob Polda NTT yang menyiapkan perlengkapan pertahanan yang berkualitas bagi personel BKO yang bertugas di Papua.

“Mungkin kita semua sudah lihat di video di media sosial ada anggota Brimob kita yang tertembak, saat baku tembak dengan KKB di Intan Jaya, namun puji Tuhan tidak apa-apa karena berkat pelindung kepala yang berkualitas,” katanya di Kupang, Sabtu, (29/4/2023).

Saat ini anggota Brimob Polda NTT yang tertembak dalam keadaan sehat-sehat saja dan sudah bertugas seperti biasa.

Dia juga bersyukur karena peluru yang ditembakkan oleh KKB saat baku tembak di Intan Jaya tidak menyasar di bawah kepala anggota Brimob Polda NTT yang saat itu sedang bertugas.

Kapolda mengapresiasi karena sejumlah personel Brimob Polda NTT yang BKO itu sangat tangguh dan tidak gentar saat baku tembak dengan KKB tersebut.

“Kita bersyukur karena Korps Brimob menyediakan peralatan yang berkualitas tinggi sehingga keamanan bagi personel tersebut terjamin,” tambah dia.

Selain itu juga didukung dengan mental baja dan semangat juang serta keberanian yang sangat baik sehingga dapat menghalau dan memukul mundur KKB di daerah itu.

“Karena itu kita perlu berikan apresiasi dan kita wajib bertepuk tangan bagi anggota-anggota Brimob yang ada di Papua,” tambah dia.

Sebelumnya diberitakan Polda NTT telah mengirimkan 100 anggota Brimob untuk BKO ke Papua pada tanggal 26 Desember 2022.

Mereka menjalani BKO pada Polda Papua dan ditempatkan di Kabupaten Intan Jaya sejak saat itu.

Namun, telah terjadi baku tembak antara polisi dan KKB di Pos Brimob tersebut pada tanggal 24 April 2023 pukul 10.30 WIT.

Johanis menyebut, kejadian tembak-menembak lebih kurang berlangsung selama 20 menit, dan salah seorang personel BKO dari Polda NTT mendapatkan tembakan di bagian kepala.


Baca juga: Kapolda NTT minta personel humanis saat pengawalan KTT ASEAN

Baca juga: Polda NTT siapkan rekayasa lalu lintas saat ASEAN Summit

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024