Bupati Nagekeo minta sekolah bentuk komunitas membaca buku
Rabu, 9 Agustus 2023 17:56 WIB
Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do (kiri) bincang-bincang dengan salah seorang siswa di perpustakaan ramah anak SDK Daja, Nagekeo. (ANTARA/HO-Yayasan Bacaan Pelangi)
Kupang (ANTARA) - Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do meminta seluruh sekolah dasar di daerah itu membentuk komunitas membaca di sekolah guna mengoptimalkan penggunaan perpustakaan dengan mendorong para siswa untuk meminjam buku.
"Kabupaten Nagekeo sudah memiliki 88 perpustakaan ramah anak yang dibangun Yayasan Bacaan Pelangi yang bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam pembangunan sektor pendidikan," kata dia dalam keterangan yang diterima di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, (9/8/2023).
Ia mengatakan hal itu saat meresmikan 19 perpustakaan ramah anak yang dibangun Yayasan Bacaan Pelangi di 19 sekolah di Kabupaten Nagekeo.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengapresiasi terhadap komitmen dan konsistensi Taman Bacaan Pelangi yang terus berupaya meningkatkan budaya membaca di daerah ini.
"Kami senang sekali mengawali Bulan Kemerdekaan ini dengan meresmikan 19 perpustakaan ramah anak di sekolah-sekolah dasar di Nagekeo, sehingga total ada 88 perpustakaan ramah anak yang sudah tersedia untuk anak-anak di Nagekeo," katanya.
Dia mengatakan sudah saatnya untuk membentuk komunitas di masing-masing sekolah guna mengoptimalkan penggunaan perpustakaan dengan mendorong anak-anak untuk meminjam buku sehingga budaya membaca buku terus meningkat.
Dia mengatakan kerja kolaborasi juga penting mulai dari guru yang mendampingi anak membaca dan kreatif dalam kegiatan membaca.
Ia berharap, para kepala sekolah membentuk komunitas alumni dan melaporkan perkembangan tentang perpustakaan sehingga semakin banyak buku bacaan yang disumbangkan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nagekeo.
Baca juga: Pemkab Nagekeo lakukan langkah strategis kendalikan malaria
Project Manager Taman Bacaan Pelangi Devi Monita Kristyningsih mengatakan pihaknya ingin minat baca dan kemampuan membaca anak-anak di daerah pelosok Indonesia menjadi lebih baik.
Baca juga: Bupati Nagekeo ajak anak muda bersaing di dunia kerja
"Kami berterima kasih atas dukungan yang sangat besar dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo, pihak sekolah, komite, dan orang tua atas program perpustakaan ramah anak ini," kata dia.
Dia menambahkan dalam rangka HUT ke-78 RI ingin menyemangati masyarakat agar mendorong anak-anak membaca buku cerita sehingga mampu menumbuhkan minat baca anak dan pada akhirnya meningkatkan kemampuan membaca mereka.
"Kabupaten Nagekeo sudah memiliki 88 perpustakaan ramah anak yang dibangun Yayasan Bacaan Pelangi yang bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam pembangunan sektor pendidikan," kata dia dalam keterangan yang diterima di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, (9/8/2023).
Ia mengatakan hal itu saat meresmikan 19 perpustakaan ramah anak yang dibangun Yayasan Bacaan Pelangi di 19 sekolah di Kabupaten Nagekeo.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengapresiasi terhadap komitmen dan konsistensi Taman Bacaan Pelangi yang terus berupaya meningkatkan budaya membaca di daerah ini.
"Kami senang sekali mengawali Bulan Kemerdekaan ini dengan meresmikan 19 perpustakaan ramah anak di sekolah-sekolah dasar di Nagekeo, sehingga total ada 88 perpustakaan ramah anak yang sudah tersedia untuk anak-anak di Nagekeo," katanya.
Dia mengatakan sudah saatnya untuk membentuk komunitas di masing-masing sekolah guna mengoptimalkan penggunaan perpustakaan dengan mendorong anak-anak untuk meminjam buku sehingga budaya membaca buku terus meningkat.
Dia mengatakan kerja kolaborasi juga penting mulai dari guru yang mendampingi anak membaca dan kreatif dalam kegiatan membaca.
Ia berharap, para kepala sekolah membentuk komunitas alumni dan melaporkan perkembangan tentang perpustakaan sehingga semakin banyak buku bacaan yang disumbangkan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nagekeo.
Baca juga: Pemkab Nagekeo lakukan langkah strategis kendalikan malaria
Project Manager Taman Bacaan Pelangi Devi Monita Kristyningsih mengatakan pihaknya ingin minat baca dan kemampuan membaca anak-anak di daerah pelosok Indonesia menjadi lebih baik.
Baca juga: Bupati Nagekeo ajak anak muda bersaing di dunia kerja
"Kami berterima kasih atas dukungan yang sangat besar dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo, pihak sekolah, komite, dan orang tua atas program perpustakaan ramah anak ini," kata dia.
Dia menambahkan dalam rangka HUT ke-78 RI ingin menyemangati masyarakat agar mendorong anak-anak membaca buku cerita sehingga mampu menumbuhkan minat baca anak dan pada akhirnya meningkatkan kemampuan membaca mereka.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BI meluncurkan buku pedoman bisnis pertanian guna mendukung ketahanan pangan
10 February 2026 8:45 WIB
Pemerintah tengah menyusun buku sejarah pahlawan nasional dari masa ke masa
10 November 2025 14:04 WIB
Balai Bahasa NTT gelar diseminasi 43 buku cerita anak perkuat literasi dasar budaya
27 October 2025 18:03 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB