Trans Ruteng-Reo putus akibat longsor
Kamis, 24 Januari 2019 14:42 WIB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur Tini Thadeus. (ANTARA Foto/Benny Jahang).
Kupang (ANTARA News NTT) - Jalan negara Trans Ruteng-Reo dilaporkan putus akibat tanah longsor di Kampung Nderu, Desa Bajak, Kabupaten Manggarai, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur sehingga arus lalu lintas macet total.
"Kami baru mendapat laporan bahwa jalan negara Trans Ruteng-Reo putus pada Kamis (24/1) pagi akibat meluapnya Sungai Wae Pesi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tini Tadeus di Kupang, Kamis (24/1).
Wilayah Manggarai di Pulau Flores dalam beberapa hari terakhir ini, dilaporkan terus diguyur hujan lebat disertai angin kencangcukup deras disertai angin kencang.
Dia mengatakan putusnya jalan Trans Ruteng-Reo itu mengakibatkan arus lalu lintas dari dua daerah tersebut terhenti total.
Ia mengatakan peristiwa itu berimbas juga pada tersendatnya penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari Kecamatan Reo ke wilayah Manggarai Raya yang meliputi Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Libert Habut pada kesempatan terpisah, mengatakan tanah longsor menimpa badan jalan negara Trans Ruteng-Reo di sisi barat dari Sungai Wae Pesi, Kecamatan Reo.
"Kemungkinan longsor itu terjadi pada malam hari akibat meluapnya Sungai Wae Pesi karena hujan deras di seluruh Kabupaten Manggarai, termasuk di Kecamatan Reo," kata dia.
Tini Tadeus menambahkan hujan yang terjadi selama beberapa hari terakhir ini, juga menyebabkan sejumlah ruas jalan putus akibat longsor, seperti ruas jalan Ruteng-Borong dan ruas jalan Ende-Maumere.
Baca juga: Sejumlah daerah di NTT dilanda bencana
Baca juga: Puting beliung hajar puluhan rumah di Manggarai
"Kami baru mendapat laporan bahwa jalan negara Trans Ruteng-Reo putus pada Kamis (24/1) pagi akibat meluapnya Sungai Wae Pesi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tini Tadeus di Kupang, Kamis (24/1).
Wilayah Manggarai di Pulau Flores dalam beberapa hari terakhir ini, dilaporkan terus diguyur hujan lebat disertai angin kencangcukup deras disertai angin kencang.
Dia mengatakan putusnya jalan Trans Ruteng-Reo itu mengakibatkan arus lalu lintas dari dua daerah tersebut terhenti total.
Ia mengatakan peristiwa itu berimbas juga pada tersendatnya penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari Kecamatan Reo ke wilayah Manggarai Raya yang meliputi Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Libert Habut pada kesempatan terpisah, mengatakan tanah longsor menimpa badan jalan negara Trans Ruteng-Reo di sisi barat dari Sungai Wae Pesi, Kecamatan Reo.
"Kemungkinan longsor itu terjadi pada malam hari akibat meluapnya Sungai Wae Pesi karena hujan deras di seluruh Kabupaten Manggarai, termasuk di Kecamatan Reo," kata dia.
Tini Tadeus menambahkan hujan yang terjadi selama beberapa hari terakhir ini, juga menyebabkan sejumlah ruas jalan putus akibat longsor, seperti ruas jalan Ruteng-Borong dan ruas jalan Ende-Maumere.
Baca juga: Sejumlah daerah di NTT dilanda bencana
Baca juga: Puting beliung hajar puluhan rumah di Manggarai
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina dan BPBD Kota Kupang latih pelajar di Kupang tanggap darurat bencana
02 February 2026 20:47 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB