Latihan tempur Ausindo Cassoex 2019 segera digelar
Rabu, 30 Januari 2019 18:38 WIB
Atase Pertahanan Laut Australia Kolonel Matthew Brown, RAN (kiri) memberikan plakat kepada Wakil Komandan Lantamal VII Kupang Kolonel Laut (P) M Nazif saat pertemuan membahas latihan tempur Ausindo Cassoex 2019 di Kupang, Rabu (30/1). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha).
Kupang (ANTARA News NTT) - TNI Angkatan Laut bersama Angkatan Laut Australia akan segera menyelenggarakan latihan tempur bersama dengan nama Ausindo Cassoex 2019 di atas wilayah perairan Nusa Tenggara Timur pada Mei 2019.
Wakil Komandan Lantamal VII/Kupang Kolonel Laut (P) M Nazif ditemui usai menerima kunjungan kehormatan Atase Pertahanan Laut Australia Kolonel Matthew Brown, RAN dan Darryl Munkton di Kupang Rabu (30/1) mengatakan kedatangan mereka untuk membicarakan berbagai kesiapan untuk latihan tempur bersama itu.
"Jadi nanti akan ada latihan tempur bersama di perairan NTT dan kedatangan mereka bertujuan untuk membicarakan bagaimana dengan kesiapan dari Lantamal VII Kupang dalam mendukung latihan bersama itu," katanya.
Beberapa kebutuhan yang diharapkan oleh Atase Pertahanan Laut Australia untuk mendukung latihan tempur bersama itu adalah tempat sandar kapal, fasilitas gedung pertemuan, serta sarana gedung olahraga.
Disamping itu juga ada permintaan tambahan seperti bekal ulang di antaranya seperti makanan dan minuman, bahan bakar kapal, serta air bersih.
Nazif mengatakan Lantamal VII Kupang akan menyiapkan semuanya untuk mendukung berjalannya latihan tempur bersama itu dengan sukses di wilayah perairan NTT.
"Kami dari Lantamal VII Kupang akan mempersiapkan segala kebutuhan untuk latihan tersebut dengan sebaik-baiknya," katanya menambahkan.
Australia sendiri akan membawa dua unit kapal perangnya saat melakukan latihan tempur bersama TNI-AL di perairan NTT dengan jumlah personel berkisar antara 20 hingga 30 personel.
Sementara itu untuk kepastian tanggalnya akan didiskusikan lagi, namun pada intinya akan dilaksanakan di dua lokasi yakni di NTT dan di Darwin, Australia Utara.
Baca juga: TNI-RAAF gelar latihan bersama Rajawali Ausindo di Kupang
Baca juga: Pesawat tempur T-50i gelar operasi panah di NTT
Wakil Komandan Lantamal VII/Kupang Kolonel Laut (P) M Nazif ditemui usai menerima kunjungan kehormatan Atase Pertahanan Laut Australia Kolonel Matthew Brown, RAN dan Darryl Munkton di Kupang Rabu (30/1) mengatakan kedatangan mereka untuk membicarakan berbagai kesiapan untuk latihan tempur bersama itu.
"Jadi nanti akan ada latihan tempur bersama di perairan NTT dan kedatangan mereka bertujuan untuk membicarakan bagaimana dengan kesiapan dari Lantamal VII Kupang dalam mendukung latihan bersama itu," katanya.
Beberapa kebutuhan yang diharapkan oleh Atase Pertahanan Laut Australia untuk mendukung latihan tempur bersama itu adalah tempat sandar kapal, fasilitas gedung pertemuan, serta sarana gedung olahraga.
Disamping itu juga ada permintaan tambahan seperti bekal ulang di antaranya seperti makanan dan minuman, bahan bakar kapal, serta air bersih.
Nazif mengatakan Lantamal VII Kupang akan menyiapkan semuanya untuk mendukung berjalannya latihan tempur bersama itu dengan sukses di wilayah perairan NTT.
"Kami dari Lantamal VII Kupang akan mempersiapkan segala kebutuhan untuk latihan tersebut dengan sebaik-baiknya," katanya menambahkan.
Australia sendiri akan membawa dua unit kapal perangnya saat melakukan latihan tempur bersama TNI-AL di perairan NTT dengan jumlah personel berkisar antara 20 hingga 30 personel.
Sementara itu untuk kepastian tanggalnya akan didiskusikan lagi, namun pada intinya akan dilaksanakan di dua lokasi yakni di NTT dan di Darwin, Australia Utara.
Baca juga: TNI-RAAF gelar latihan bersama Rajawali Ausindo di Kupang
Baca juga: Pesawat tempur T-50i gelar operasi panah di NTT
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi VII DPR: Aturan uang minimal bagi wisatawan mancanegara wujudkan pariwisata berkualitas
05 January 2026 16:36 WIB
Komisi VII DPR: Wacana Presiden Prabowo hendak menata kota perlu aturan hukum jelas
24 December 2025 11:50 WIB
Ketua Komisi VII DPR mendorong pemerintah perkuat akses modal UMKM tenun NTT
12 December 2025 5:43 WIB
Komisi VII DPR meminta BSN meningkatkan pengawasan SNI atasi impor ilegal
24 November 2025 13:34 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
MK: Uji materi soal pembatasan hak amnesti dan abolisi tidak dapat diterima
30 January 2026 18:20 WIB