NTT ekspor langsung rumput laut ke Argentina
Selasa, 28 Mei 2019 16:28 WIB
Sebuah kontainer berisi komoditi rumput laut berbentuk chip sebanyak 25 ton ke atas Kapal KM Meratus Labuan Bajo yang diekspor dari langsung untuk pertama kalinya oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui PT Rote Karaginan Nusantara dari Pelabuhan Tenau Kupang ke Argentina, Selasa (28/5/2019). (ANTARA FOTO/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Rina, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merealisasikan ekspor perdana komoditi rumput laut langsung ke Argentina.
"Yang kita apresiasi adalah kegiatan ekspor langsung ini membuktikan bahwa inovasi telah dilakukan," kata Rina dalam sambutan yang dibacakan Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM KKP, Teguh Samudro, dalam acara Pelepasan Ekspor Perdana Rumput Laut PT Rote Karaginan Nusantara ke Argentina di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (28/5).
Ia mengatakan, sebuah kerja keras bersama melalui proses yang panjang dengan melibatkan berbagai instansi telah dilaksanakan untuk menyelesaikan semua kendala dari penyediaan bahan baku, transportasi, dokumen persyaratan teknis dan administrasi.
Menurutnya, produk rumput laut Indonesia merupakan salah satu komoditi ekspor strategis di sektor perikanan karena manfaatnya sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri dengan lingkup pemanfaatan yang luas.
Ia mengatakan, budidaya rumput laut memiliki daya saing tinggi karena selain mendukung peningkatan pendapatan domestik bruto (PDB) juga memberikan dampak sosial dengan menghadirkan lapangan kerja bagi masyarakat.
Rina berharap ekspor perdana dari NTT ini agar selanjutnya terus meningkat dari segi volume dan keragaman. "Semoga ini menjadi awal yang baik bagi upaya kita bersama memajukan dan meningkatkan produksi rumput laut di Provinsi NTT," katanya.
Pada ekspor perdana yang dilakukan hari ini (Selasa, 28/5), Pemerintah Provinsi NTT melalui PT Rote Karaginan Nusantara mengekspor rumput laut dalam bentuk chip sebanyak 25 ton dari Pelabuhan Tenau Kupang ke Argentina.
Baca juga: Kalau rumput laut tidak laku, bawa saja ke rumah jabatan gubernur
Baca juga: NTT ekspor langsung rumput laut ke Argentina
"Yang kita apresiasi adalah kegiatan ekspor langsung ini membuktikan bahwa inovasi telah dilakukan," kata Rina dalam sambutan yang dibacakan Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM KKP, Teguh Samudro, dalam acara Pelepasan Ekspor Perdana Rumput Laut PT Rote Karaginan Nusantara ke Argentina di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (28/5).
Ia mengatakan, sebuah kerja keras bersama melalui proses yang panjang dengan melibatkan berbagai instansi telah dilaksanakan untuk menyelesaikan semua kendala dari penyediaan bahan baku, transportasi, dokumen persyaratan teknis dan administrasi.
Menurutnya, produk rumput laut Indonesia merupakan salah satu komoditi ekspor strategis di sektor perikanan karena manfaatnya sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri dengan lingkup pemanfaatan yang luas.
Ia mengatakan, budidaya rumput laut memiliki daya saing tinggi karena selain mendukung peningkatan pendapatan domestik bruto (PDB) juga memberikan dampak sosial dengan menghadirkan lapangan kerja bagi masyarakat.
Rina berharap ekspor perdana dari NTT ini agar selanjutnya terus meningkat dari segi volume dan keragaman. "Semoga ini menjadi awal yang baik bagi upaya kita bersama memajukan dan meningkatkan produksi rumput laut di Provinsi NTT," katanya.
Pada ekspor perdana yang dilakukan hari ini (Selasa, 28/5), Pemerintah Provinsi NTT melalui PT Rote Karaginan Nusantara mengekspor rumput laut dalam bentuk chip sebanyak 25 ton dari Pelabuhan Tenau Kupang ke Argentina.
Baca juga: Kalau rumput laut tidak laku, bawa saja ke rumah jabatan gubernur
Baca juga: NTT ekspor langsung rumput laut ke Argentina
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Artikel - Menjaga ekosistem laut dan pesisir Indonesia dengan ekonomi biru
21 May 2024 19:00 WIB, 2024
Korban pencemaran laut Timor kirim surat ke Bupati Rote Ndao terkait Montara
20 May 2024 16:22 WIB, 2024
Petani rumput laut tagih janji dana ganti rugi pencemaran laut Timor
11 October 2023 12:19 WIB, 2023
YPTB minta Maurice Blackburn segara bayar ganti rugi petani rumput laut NTT
07 September 2023 11:56 WIB, 2023
Bupati Masneno apresiasi investor bangun pabrik pengolahan rumput laut
27 August 2023 11:42 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
DJP Nusa Tenggara: Realisasi penerimaan pajak di NTT mencapai Rp2,52 triliun pada 2025
27 January 2026 15:11 WIB