Gelombang di wilayah perairan NTT mencapai 4 meter
Senin, 10 Juni 2019 17:57 WIB
Tinggi gelombang laut di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur pada kisaran antara 3,5 sampai 4 meter. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/wsj).
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan operator pelayaran dan nelayan untuk mewasdapai gelombang setinggi empat meter di wilayah perairan selatan Pulau Sumba dan Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Untuk tiga hari ke depan, tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Pulau Sumba dan Samudera Hindia selatan NTT dapat mencapai 3,5 hingga empat meter," kata Kepala BMKG Stasiun El Tari Kupang Bambang Setiajid kepada Antara di Kupang, Senin (10/6).
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan angin kencang dan dampaknya terhadap perkembangan cuaca di wilayah perairan laut NTT. Ia mengatakan potensi gelombang setinggi dua meter juga akan terjadi di Selat Ombai dan Selat Wetar.
Gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan laut selatan Kupang, Pulau Rote dan Laut Timor selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan, gelombang setinggi tiga meter berpotensi terjadi di Selat Sape dan Laut Sawu.
Mengenai arah angin, dia mengatakan, umumnya bertiup dari Timur Laut-Tenggara dan Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 2-6 skala beaufort atau mengukur kecepatan angin dengan menggambarkan pengaruhnya pada kecepatan kapal dan gelombang air laut.
Baca juga: Gelombang laut belum mengganggu pelayaran antarpulau di NTT
Baca juga: Gelombang tinggi akibat perbedaan tekanan udara Australia-NTT
"Untuk tiga hari ke depan, tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Pulau Sumba dan Samudera Hindia selatan NTT dapat mencapai 3,5 hingga empat meter," kata Kepala BMKG Stasiun El Tari Kupang Bambang Setiajid kepada Antara di Kupang, Senin (10/6).
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan angin kencang dan dampaknya terhadap perkembangan cuaca di wilayah perairan laut NTT. Ia mengatakan potensi gelombang setinggi dua meter juga akan terjadi di Selat Ombai dan Selat Wetar.
Gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan laut selatan Kupang, Pulau Rote dan Laut Timor selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan, gelombang setinggi tiga meter berpotensi terjadi di Selat Sape dan Laut Sawu.
Mengenai arah angin, dia mengatakan, umumnya bertiup dari Timur Laut-Tenggara dan Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 2-6 skala beaufort atau mengukur kecepatan angin dengan menggambarkan pengaruhnya pada kecepatan kapal dan gelombang air laut.
Baca juga: Gelombang laut belum mengganggu pelayaran antarpulau di NTT
Baca juga: Gelombang tinggi akibat perbedaan tekanan udara Australia-NTT
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG ajak masyarakat waspadai potensi gelombang tinggi 4 meter di perairan NTT
21 January 2026 11:55 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT
10 January 2026 16:24 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter di sejumlah perairan NTT
02 January 2026 10:12 WIB
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 2 Desember
29 November 2025 11:20 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter pada 24-27 November di NTT
24 November 2025 12:17 WIB
BMKG: Waspadai hujan petir banjir rob dan gelombang laut 4 meter pada Kamis
20 November 2025 12:25 WIB
BMKG mengimbau nelayan-pelaku wisata Labuan Bajo waspada awan Cumulonimbus
10 November 2025 17:39 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Wamenkomdigi: ANTARA berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah
20 January 2026 20:31 WIB
Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN
19 January 2026 13:13 WIB
Ekspedisi Patriot Kementrans menargetkan 1.000-1.500 peserta dari 10 kampus
19 January 2026 12:56 WIB