Kupang (ANTARA) - Bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, Nikodemus Rihi Heke mengatakan semua desa yang tersebar pada enam kecamatan di daerah setempat hingga saat ini telah terhubung dengan jaringan listrik PLN.

"Semua desa di Sabu Raijua sudah terhubung jaringan listrik PLN, hanya saja untuk aliran listrik ke rumah-rumah itu ada yang masih belum karena tergantung dari kesiapan mereka untuk penyambungan," katanya ketika dihubungi dari Kupang, Rabu, (13/10).

Ia mengatakan hal itu berkaitan perkembangan pembangunan kelistrikan untuk desa-desa di Kabupaten Sabu Raijua.

Bupati Rihi Heke mengatakan sebanyak 63 desa yang tersebar Kabupaten Sabu Raijua telah terhubung jaringan listrik meskipun belum semua rumah tangga tersambung listrik.

Untuk penyambungan listrik ke rumah warga, kata dia sangat tergantung dari kesiapan warga untuk menyiapkan biaya penyambungan listrik.

Ia mengatakan sebagian warga tidak mampu memang telah mendapat bantuan penyambungan listrik ke rumah mereka melalui program yang dihadirkan pemerintah pusat maupun daerah.

"Hanya saja belum semua rumah tangga bisa tercakup dengan bantuan seperti ini karena masih terbatas," katanya.

Bupati Rihi Heke mengatakan dengan telah tersambungnya jaringan listrik ke desa-desa maka dapat menggerakkan pertumbuhan berbagai sektor pembangunan di desa.

Ia juga berharap desa-desa setempat dapat memanfaatkan pasokan listrik yang ada untuk meningkatkan perekonomian desa melalui pemanfaatan listrik untuk kegiatan ekonomi produktif.

"Kami berharap dengan hadirnya listrik ini, berbagai sektor usaha bisa lebih hidup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sendiri," katanya.

Baca juga: PLN NTT: 1.451 pelanggan manfaatkaan promo tambah daya listrik

Baca juga: PLN gandeng Pemda Sikka tanam 2.000 bibit pohon bakau

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024