BPBD: Jalan provinsi di Sikka terancam putus akibat longsor
Jumat, 7 Januari 2022 13:18 WIB
Ruas jalan menghubungkan wilayah Hepang-Lela di Kabupaten Sikka, NTT, terancam putus akibat bencana tanah longsor. (ANTARA/HO-BPBD Provinsi NTT)
Kupang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan ruas jalan provinsi di Desa Hepang Kecamatan Lela Kabupaten Sikka terancam putus akibat bencana tanah longsor.
"Jalan provinsi di Hepang, Lela ini nyaris putus karena longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat," kata Kepala BPBD NTT Ambrosius Kodo ketika dikonfirmasi di Kupang, Jumat, (7/1).
Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras yang melanda Kabupaten Sikka yang menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di daerah itu.
Dijelaskan, kerusakan infrastruktur jalan itu tidak berimbas kepada warga setempat karena saat kejadian, tidak ada orang yang melintas di titik longsor.
Saat ini, kata dia kondisi akses jalan tersebut juga masih bisa dilalui kendaraan namun harus lebih berhati-hati.
Baca juga: Tujuh orang meninggal akibat longsor di Kota Jayapura
"Kendaraan masih bisa lewat di bagian sisi jalan yang tidak terkena longsor namun harus hati-hati karena di bagian bawah aspal ada rongga akibat longsor," katanya.
Ambrosius mengatakan jalan yang rusak tersebut merupakan bagian dari akses utama warga di wilayah Hepang, Lela dan sekitarnya.
Baca juga: BPBD : Kita tetap koordinasi terkait longsor di jalan Trans Flores
Untuk itu upaya perbaikan jalan tersebut selanjutnya akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT.
"Untuk saat ini kami mengimbau para pengguna jalan baik dengan sepeda motor maupun mobil atau truk agar lebih berhati-hati sehingga tidak terjadi kecelakaan sebagai dampak longsor ini," katanya.
"Jalan provinsi di Hepang, Lela ini nyaris putus karena longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat," kata Kepala BPBD NTT Ambrosius Kodo ketika dikonfirmasi di Kupang, Jumat, (7/1).
Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras yang melanda Kabupaten Sikka yang menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di daerah itu.
Dijelaskan, kerusakan infrastruktur jalan itu tidak berimbas kepada warga setempat karena saat kejadian, tidak ada orang yang melintas di titik longsor.
Saat ini, kata dia kondisi akses jalan tersebut juga masih bisa dilalui kendaraan namun harus lebih berhati-hati.
Baca juga: Tujuh orang meninggal akibat longsor di Kota Jayapura
"Kendaraan masih bisa lewat di bagian sisi jalan yang tidak terkena longsor namun harus hati-hati karena di bagian bawah aspal ada rongga akibat longsor," katanya.
Ambrosius mengatakan jalan yang rusak tersebut merupakan bagian dari akses utama warga di wilayah Hepang, Lela dan sekitarnya.
Baca juga: BPBD : Kita tetap koordinasi terkait longsor di jalan Trans Flores
Untuk itu upaya perbaikan jalan tersebut selanjutnya akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT.
"Untuk saat ini kami mengimbau para pengguna jalan baik dengan sepeda motor maupun mobil atau truk agar lebih berhati-hati sehingga tidak terjadi kecelakaan sebagai dampak longsor ini," katanya.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJN NTT bergerak cepat pulihkan sejumlah jembatan yang putus di Nagekeo
11 September 2025 12:32 WIB
Di Kabupaten Kupang tim gabungan evakuasi ibu hamil yang hendak bersalin melewati sungai
13 March 2024 16:00 WIB, 2024
Mahfud MD bilang hakim MK terlibat konflik kepentingan tidak boleh putus perkara
25 October 2023 13:58 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB