Taman Nasional Kelimutu ditutup akibat cuaca buruk
Kamis, 27 Januari 2022 11:36 WIB
Dok. Sejumlah wisatawan sedang berwisata di kawasan wisata Danau Kelimutu di kabupaten Ende, NTT Selasa (15/12/2020)..ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.
Kupang (ANTARA) - Kawasan Wisata Taman Nasional (TN) Kelimutu di Kabupaten Ende ditutup untuk sementara waktu dampak dari cuaca buruk yang terjadi di daerah itu.
Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Hendrikus Rani Siga dihubungi ANTARA dari Kupang, Kamis, (27/1) mengatakan bahwa penutupan sementara itu hanya berlaku dua hari.
"Jadi hanya berlaku dua hari yakni mulai Kamis (27/1) hari ini sampai dengan Jumat (28/1) besok," katanya melalui pesan singkat Whatsapp.
Ia menjelaskan bahwa penutupan kawasan itu memperhatikan surat dari Deputi Meteorologi, BMKG pada tanggal 26 Januari 2022 kemarin perihal peringatan Dini Cuaca, karena adanya bibit siklon tropis 91 W di Laut Sulu.
Yang mana dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit Siklon salah satunya di kawasan TN Kelimutu yang berujung pada hujan deras disertai kilat dan angin kencang.
Hendrikus mengatakan pihaknya tidak ingin terjadi sesuai yang tidak diinginkan saat wisatawan berwisata di lokasi itu karena cuaca buruk yang terjadi di lokasi itu.
Baca juga: Festival danau Kelimutu bangkitkan sektor pariwisata
Apalagi ujar berdasarkan kondisi tersebut dan hasil pengamatan petugas di lapangan, telah terjadi hujan disertai angin kencang di Kawasan TN Kelimutu sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Baca juga: BTN Kelimutu terapkan pemesanan tiket daring bagi wisatawan
Ia mengatakan bahwa penutupan kawasan wisata itu hanya berlaku sampai dengan Jumat (28/1) besok. Tetapi pihaknya akan tetap melihat kondisi di lapangan.
Jika cuaca nya sudah membaik maka akan dibuka kembali, tetapi jika tidak akan ditutup kembali sambil melihat kondisi di lapangan.
Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Hendrikus Rani Siga dihubungi ANTARA dari Kupang, Kamis, (27/1) mengatakan bahwa penutupan sementara itu hanya berlaku dua hari.
"Jadi hanya berlaku dua hari yakni mulai Kamis (27/1) hari ini sampai dengan Jumat (28/1) besok," katanya melalui pesan singkat Whatsapp.
Ia menjelaskan bahwa penutupan kawasan itu memperhatikan surat dari Deputi Meteorologi, BMKG pada tanggal 26 Januari 2022 kemarin perihal peringatan Dini Cuaca, karena adanya bibit siklon tropis 91 W di Laut Sulu.
Yang mana dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit Siklon salah satunya di kawasan TN Kelimutu yang berujung pada hujan deras disertai kilat dan angin kencang.
Hendrikus mengatakan pihaknya tidak ingin terjadi sesuai yang tidak diinginkan saat wisatawan berwisata di lokasi itu karena cuaca buruk yang terjadi di lokasi itu.
Baca juga: Festival danau Kelimutu bangkitkan sektor pariwisata
Apalagi ujar berdasarkan kondisi tersebut dan hasil pengamatan petugas di lapangan, telah terjadi hujan disertai angin kencang di Kawasan TN Kelimutu sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Baca juga: BTN Kelimutu terapkan pemesanan tiket daring bagi wisatawan
Ia mengatakan bahwa penutupan kawasan wisata itu hanya berlaku sampai dengan Jumat (28/1) besok. Tetapi pihaknya akan tetap melihat kondisi di lapangan.
Jika cuaca nya sudah membaik maka akan dibuka kembali, tetapi jika tidak akan ditutup kembali sambil melihat kondisi di lapangan.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
BRI membantah disebut tolak pencairan dana PIP bocah yang meninggal di Ngada
12 February 2026 15:16 WIB
Mendes Yandri menerima audiensi 15 CEO perusahaan asal Inggris bahas listrik desa
12 February 2026 13:20 WIB