PLN padamkan listrik di seluruh Pulau Adonara
Kamis, 5 Juli 2018 15:03 WIB
PLN Rayon Adonara di Kabupaten Flores Timur, NTT memadamkan seluruh jaringan listrik di pulau tersebut, sehingga membuat pulau romantis itu menjadi gelap gulita.
Adonara, Flores Timur (AntaraNews NTT) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Adonara, Kabupaten Flores Timur, memadamkan listrik di seluruh kecamatan dan desa pulau itu karena trafo pusat di Desa Terong, Adonara Timur, rusak.
"Memang ini lagi ada pemadaman, dari pukul 09.00 WITA tadi dan akan berakhir sampai pukul 15.00 WITA," kata Manager Rayon PT PLN Adonara Isce Kustiawan kepada Antara di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Kamis (5/7), menanggapi keluhan dari masyarakat soal pemadaman berulang sejak Rabu (4/7) malam.
Ia menjelaskan kerusakan trafo itu terjadi pada Rabu (4/7) sore mejelang malam, dan sempat ada pemadaman sampai pukul 20.00 WITA setelah perbaikan sementara pada trafo tersebut. "Saat ini kami masih lanjutkan perbaikan, karena semalam baru penanganan sementara,? tambah Isce.
Ia menambahkan trafo itu rusak karena kebocoran oli di mesin trafo, dan mengakibatkan hubungan arus pendek. Kerusakan itu di pangkal mesin sehingga untuk keamanan personel yang memperbaiki, terpaksa dilakukan pemadaman secara menyeluruh.
Ia mengimbau agar masyarakat di pulau itu bersabar sampai perbaikan trafo selesai agar pelayanan dapat kembali berjalan dengan baik. "Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, apabila pekerjaan sudah selesai akan kami lakukan penormalan secepatnya. Kami imbau seluruh pelanggan untuk bersabar," tuturnya.
Baca juga: Elektrifikasi listrik di NTT bergerak lambat
Baca juga: Feature - Menanti pembangkit listrik dari sumber panas bumi
"Memang ini lagi ada pemadaman, dari pukul 09.00 WITA tadi dan akan berakhir sampai pukul 15.00 WITA," kata Manager Rayon PT PLN Adonara Isce Kustiawan kepada Antara di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Kamis (5/7), menanggapi keluhan dari masyarakat soal pemadaman berulang sejak Rabu (4/7) malam.
Ia menjelaskan kerusakan trafo itu terjadi pada Rabu (4/7) sore mejelang malam, dan sempat ada pemadaman sampai pukul 20.00 WITA setelah perbaikan sementara pada trafo tersebut. "Saat ini kami masih lanjutkan perbaikan, karena semalam baru penanganan sementara,? tambah Isce.
Ia menambahkan trafo itu rusak karena kebocoran oli di mesin trafo, dan mengakibatkan hubungan arus pendek. Kerusakan itu di pangkal mesin sehingga untuk keamanan personel yang memperbaiki, terpaksa dilakukan pemadaman secara menyeluruh.
Ia mengimbau agar masyarakat di pulau itu bersabar sampai perbaikan trafo selesai agar pelayanan dapat kembali berjalan dengan baik. "Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, apabila pekerjaan sudah selesai akan kami lakukan penormalan secepatnya. Kami imbau seluruh pelanggan untuk bersabar," tuturnya.
Baca juga: Elektrifikasi listrik di NTT bergerak lambat
Baca juga: Feature - Menanti pembangkit listrik dari sumber panas bumi
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badai Milton tewaskan 17 orang sekitar 2 juta KK alami listrik padam
13 October 2024 11:28 WIB, 2024
PLN harapkan hotel di Labuan Bajo manfaatkan layanan listrik tanpa padam
25 March 2022 21:06 WIB, 2022
PLN resmikan layanan listrik tanpa padam di Labuan Bajo untuk dukung KTT G20
22 February 2022 17:20 WIB, 2022