Warga Kota Kupang sembuh COVID-19 terus bertambah
Senin, 21 Maret 2022 16:06 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ernest Ludji (Antara/Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Warga Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang sembuh dari infeksi COVID-19 bertambah 110 orang sehingga total keseluruhan menjadi 21.456 orang.
"Selain ada penambahan pasien yang sembuh bahwa sesuai data dari Dinas Kesehatan Kota Kupang yang diterima hari ini juga ada penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 20 orang," kata juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang Ernest Ludji di Kupang, Senin, (21/3).
Menurut Ernest Ludji dengan adanya penambahan 110 pasien sembuh pada jumlah warga yang dirawat karena terpapar virus corona di ibu kota Provinsi NTT itu juga berkurang.
Ia menyebutkan warga Kota Kupang yang masih dalam perawatan medis karena menderita COVID-19 mencapai 628 orang dengan rincian menjalani isolasi mandiri di rumah 533 orang dan perawatan di rumah sakit mencapai 95 orang.
Ernest Ludji mengatakan 628 pasien COVID-19 itu merupakan warga Kecamatan Alak 75 orang, Kecamatan Kelapa Lima 96 orang dan Kecamatan Kota Lama 69 orang.
Selanjutnya warga yang positif COVID-19 di Kecamatan Kota Raja masih terdapat 71 orang, berikutnya di Kecamatan Maulafa terdapat 158 orang dan di Kecamatan Oebobo ada 159 orang.
Ernest Ludji menjelaskan total kasus positif COVID-19 di Kota Kupang hingga saat ini mencapai 22.441 orang terdiri pasien yang telah sembuh dari infeksi virus corona 21.456 orang dan masih dalam perawatan 628 orang.
Selain itu warga yang meninggal dunia karena terpapar COVID-19 hingga saat ini mencapai 357 orang sejak daerah ini dilanda pandemi COVID-19 pada 2020 lalu.
Baca juga: Kota Kupang terapkan kembali belajar tatap muka di sekolah
Baca juga: Masyarakat Kota Kupang serbu pasar murah Bulog
"Selain ada penambahan pasien yang sembuh bahwa sesuai data dari Dinas Kesehatan Kota Kupang yang diterima hari ini juga ada penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 20 orang," kata juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang Ernest Ludji di Kupang, Senin, (21/3).
Menurut Ernest Ludji dengan adanya penambahan 110 pasien sembuh pada jumlah warga yang dirawat karena terpapar virus corona di ibu kota Provinsi NTT itu juga berkurang.
Ia menyebutkan warga Kota Kupang yang masih dalam perawatan medis karena menderita COVID-19 mencapai 628 orang dengan rincian menjalani isolasi mandiri di rumah 533 orang dan perawatan di rumah sakit mencapai 95 orang.
Ernest Ludji mengatakan 628 pasien COVID-19 itu merupakan warga Kecamatan Alak 75 orang, Kecamatan Kelapa Lima 96 orang dan Kecamatan Kota Lama 69 orang.
Selanjutnya warga yang positif COVID-19 di Kecamatan Kota Raja masih terdapat 71 orang, berikutnya di Kecamatan Maulafa terdapat 158 orang dan di Kecamatan Oebobo ada 159 orang.
Ernest Ludji menjelaskan total kasus positif COVID-19 di Kota Kupang hingga saat ini mencapai 22.441 orang terdiri pasien yang telah sembuh dari infeksi virus corona 21.456 orang dan masih dalam perawatan 628 orang.
Selain itu warga yang meninggal dunia karena terpapar COVID-19 hingga saat ini mencapai 357 orang sejak daerah ini dilanda pandemi COVID-19 pada 2020 lalu.
Baca juga: Kota Kupang terapkan kembali belajar tatap muka di sekolah
Baca juga: Masyarakat Kota Kupang serbu pasar murah Bulog
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Danantara: Kesepakatan membeli 50 pesawat Boeing sudah ada sebelum pandemi COVID-19
29 July 2025 14:02 WIB
KPK mengusut harga barang yang disuplai untuk bansos presiden terkait COVID-19
22 July 2025 11:36 WIB
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB