Nagekeo miliki stok vaksin COVID-19 sebanyak 11.122 dosis
Minggu, 27 Maret 2022 20:08 WIB
Kegiatan vaksinasi COVID-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan Kodim 1625 Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Mbay, Nagekeo, NTT, Jumat (25/2/2022) (ANTARA/HO-Dokumen pribadi)
Labuan Bajo (ANTARA) - Kabupaten Nagekeo, NTT memiliki stok vaksin COVID-19 sebanyak 11.122 dosis untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi COVID-19 di wilayah tersebut.
"Ada 11.122 dosis vaksin yang terbagi dalam tiga jenis yakni AstraZeneca, Pfizer, dan Covovax. Kalau Sinovac masih kosong," kata Epidemiolog Dinas Kesehatan Nagekeo Konstantinus Ua ketika dihubungi ANTARA dari Labuan Bajo, Minggu, (27/3).
Dari data Dinas Kesehatan Nagekeo per 26 Maret 2022, vaksin yang dimiliki yaitu 8.150 dosis AstraZeneca, 1.872 dosis Pfizer, dan 1.100 dosis Covovax, sedangkan vaksin jenis Sinovac telah kosong sejak 23 Maret 2022. Vaksin jenis Sinovac terakhir diberikan pada Selasa (22/3) sebanyak 75 dosis untuk pemenuhan layanan vaksinasi anak di SDI Yohanes Paulus Mbay, Nagekeo.
Dinas Kesehatan Nagekeo tengah mengalami kekurangan dosis vaksin Sinovac untuk diberikan kepada anak-anak berusia 6-12 tahun.
Perihal kekosongan stok vaksin itu, kata Konstan, telah diteruskan ke provinsi, untuk selanjutnya menanti informasi dari Kementerian Kesehatan.
Dia berharap vaksin Sinovac kembali tersedia agar layanan vaksinasi anak bisa dilanjutkan lagi.
Terkait tiga jenis vaksin lain, Konstan mengatakan akan terus diberikan kepada masyarakat dalam program percepatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Layanan vaksinasi terus dibuka setiap hari, baik untuk dosis satu, dua, dan penguat.
"Layanan vaksinasi ini dilakukan setiap hari bekerja sama juga dengan TNI dan Polri," kata dia.
Dari data yang ada tercatat cakupan vaksinasi COVID-19 dosis satu sudah mencapai angka 87,63 persen atau menyasar 103.374 jiwa dari target 117.965 jiwa.
Baca juga: Warga Desa di Nagekeo minta dukungan internet untuk promosi pariwisata
Baca juga: Dinkes Nagekeo: Cakupan vaksinasi COVID-19 lansia capai 66 persen
Selanjutnya dosis dua sudah diberikan kepada 71.088 jiwa dengan persentase sebesar 60,26 persen, sedangkan dosis penguat sudah diberikan untuk 2.296 jiwa dengan besaran capaian 1.95 persen.
Adapun jumlah dosis yang telah diberikan dalam layanan vaksinasi per 26 Maret 2022 sebanyak 223 dosis satu, 737 dosis dua, dan 102 dosis tiga.
"Ada 11.122 dosis vaksin yang terbagi dalam tiga jenis yakni AstraZeneca, Pfizer, dan Covovax. Kalau Sinovac masih kosong," kata Epidemiolog Dinas Kesehatan Nagekeo Konstantinus Ua ketika dihubungi ANTARA dari Labuan Bajo, Minggu, (27/3).
Dari data Dinas Kesehatan Nagekeo per 26 Maret 2022, vaksin yang dimiliki yaitu 8.150 dosis AstraZeneca, 1.872 dosis Pfizer, dan 1.100 dosis Covovax, sedangkan vaksin jenis Sinovac telah kosong sejak 23 Maret 2022. Vaksin jenis Sinovac terakhir diberikan pada Selasa (22/3) sebanyak 75 dosis untuk pemenuhan layanan vaksinasi anak di SDI Yohanes Paulus Mbay, Nagekeo.
Dinas Kesehatan Nagekeo tengah mengalami kekurangan dosis vaksin Sinovac untuk diberikan kepada anak-anak berusia 6-12 tahun.
Perihal kekosongan stok vaksin itu, kata Konstan, telah diteruskan ke provinsi, untuk selanjutnya menanti informasi dari Kementerian Kesehatan.
Dia berharap vaksin Sinovac kembali tersedia agar layanan vaksinasi anak bisa dilanjutkan lagi.
Terkait tiga jenis vaksin lain, Konstan mengatakan akan terus diberikan kepada masyarakat dalam program percepatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Layanan vaksinasi terus dibuka setiap hari, baik untuk dosis satu, dua, dan penguat.
"Layanan vaksinasi ini dilakukan setiap hari bekerja sama juga dengan TNI dan Polri," kata dia.
Dari data yang ada tercatat cakupan vaksinasi COVID-19 dosis satu sudah mencapai angka 87,63 persen atau menyasar 103.374 jiwa dari target 117.965 jiwa.
Baca juga: Warga Desa di Nagekeo minta dukungan internet untuk promosi pariwisata
Baca juga: Dinkes Nagekeo: Cakupan vaksinasi COVID-19 lansia capai 66 persen
Selanjutnya dosis dua sudah diberikan kepada 71.088 jiwa dengan persentase sebesar 60,26 persen, sedangkan dosis penguat sudah diberikan untuk 2.296 jiwa dengan besaran capaian 1.95 persen.
Adapun jumlah dosis yang telah diberikan dalam layanan vaksinasi per 26 Maret 2022 sebanyak 223 dosis satu, 737 dosis dua, dan 102 dosis tiga.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di perairan NTT pada 16-19 Maret 2026
16 March 2026 10:15 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 19 Februari 2026
17 February 2026 10:28 WIB
BMKG: Sejumlah wilayah di NTT berpotensi hujan lebat pada 18-19 November 2025
18 November 2025 12:00 WIB