Pemkab Kupang terbitkan 369 KIA
Kamis, 21 April 2022 17:24 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Obet Laha dalam kegiatan launching penyerahan KIA kepada 369 siswa/i SD Negeri Balfai dan SMP Negeri 6 Satu Atap Kupang Tengah, Kamis (Antara/HO-Prokompim Kabupaten Kupang)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menerbitkan kartu identitas anak (KIA) untuk 369 anak sebagai bukti dokumen administrasi kependudukan.
"KIA merupakan kebijakan pemerintah untuk menghadirkan bukti identitas resmi untuk anak usia 0 bulan sampai dengan 17 tahun yang berlaku seperti KTP bagi orang dewasa," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Obet Laha dalam "launching" penyerahan KIA kepada 369 siswa/i SD Negeri Balfai dan SMP Negeri 6 Satu Atap Kupang Tengah, Kamis, (21/4).
Kegiatan penyerahan KIA di dua sekolah di kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste, itu dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Kartini 2022.
Obet Laha menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kupang terus berupaya memenuhi target-target pembangunan di bidang Kependudukan dan Catatan Sipil, termasuk pembuatan KIA.
"Kami berupaya untuk mengejar keterlambatan yang terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan demi meningkatkan layanan pembuatan KIA di Kabupaten Kupang meski belum optimal, namun mampu meningkatkan layanan pembuatan KIA dari 1,90 persen cakupan layanan pada akhir Desember 2021 meningkat menjadi 12,03 persen pada 14 April 2022," katanya.
Obet berharap pada Juli 2022 pembuatan KIA di daerah ini sudah mampu memenuhi target nasional sebesar 40 persen.
Ia mendorong semua masyarakat untuk terlibat aktif mewujudkan target pembuatan KIA sebesar 40 persen secara bertahap hingga tahun 2024 sehingga 96.635 anak di Kabupaten Kupang sudah memiliki KIA.
Baca juga: Dukcapil cetak KIA Balita tanpa perlu permohonan ortu
Dia mendorong Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar mempersiapkan inovasi untuk mempermudah akses dan layanan pengurusan dokumen agar pada 2022 ada peningkatan kinerja layanan di Dinas Dukcapil.
"Para kepala desa juga harus proaktif dalam penyediaan data untuk sampaikan ke camat agar dikoordinasikan dengan Dinas Dukcapil. Hal yang sama juga bisa dilakukan oleh para kepala sekolah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat," kata Obet Laha.
Baca juga: Anak muda NTT diajak tingkatkan kemampuan membaca
Ia berharap para penerima KIA dapat menggunakannya dengan baik karena merupakan langkah pendataan penduduk yang dimulai dari level anak-anak.
"KIA merupakan kebijakan pemerintah untuk menghadirkan bukti identitas resmi untuk anak usia 0 bulan sampai dengan 17 tahun yang berlaku seperti KTP bagi orang dewasa," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Obet Laha dalam "launching" penyerahan KIA kepada 369 siswa/i SD Negeri Balfai dan SMP Negeri 6 Satu Atap Kupang Tengah, Kamis, (21/4).
Kegiatan penyerahan KIA di dua sekolah di kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste, itu dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Kartini 2022.
Obet Laha menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kupang terus berupaya memenuhi target-target pembangunan di bidang Kependudukan dan Catatan Sipil, termasuk pembuatan KIA.
"Kami berupaya untuk mengejar keterlambatan yang terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan demi meningkatkan layanan pembuatan KIA di Kabupaten Kupang meski belum optimal, namun mampu meningkatkan layanan pembuatan KIA dari 1,90 persen cakupan layanan pada akhir Desember 2021 meningkat menjadi 12,03 persen pada 14 April 2022," katanya.
Obet berharap pada Juli 2022 pembuatan KIA di daerah ini sudah mampu memenuhi target nasional sebesar 40 persen.
Ia mendorong semua masyarakat untuk terlibat aktif mewujudkan target pembuatan KIA sebesar 40 persen secara bertahap hingga tahun 2024 sehingga 96.635 anak di Kabupaten Kupang sudah memiliki KIA.
Baca juga: Dukcapil cetak KIA Balita tanpa perlu permohonan ortu
Dia mendorong Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar mempersiapkan inovasi untuk mempermudah akses dan layanan pengurusan dokumen agar pada 2022 ada peningkatan kinerja layanan di Dinas Dukcapil.
"Para kepala desa juga harus proaktif dalam penyediaan data untuk sampaikan ke camat agar dikoordinasikan dengan Dinas Dukcapil. Hal yang sama juga bisa dilakukan oleh para kepala sekolah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat," kata Obet Laha.
Baca juga: Anak muda NTT diajak tingkatkan kemampuan membaca
Ia berharap para penerima KIA dapat menggunakannya dengan baik karena merupakan langkah pendataan penduduk yang dimulai dari level anak-anak.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN
19 January 2026 13:13 WIB
DJPb NTT mencatat transaksi menggunakan KKP pada 2025 capai Rp29,05 miliar
31 December 2025 6:39 WIB
Daftar lengkap laga tinju di ajang Las Vegas, kartu utama Canelo lawan Crawford
21 August 2025 9:22 WIB
Kemenkominfo bilang aturan registrasi kartu SIM berbasis biometrik cegah penipuan
14 October 2024 21:00 WIB, 2024
Kartu Perdana Telkomsel Lite hadirkan akses broadband hemat terjangkau
21 March 2024 11:01 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB