LaNyalla minta pemerintah jaga kelestarian rumah pengasingan Bung Karno di Ende
Minggu, 29 Mei 2022 20:36 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sedang membaca buku "Bung Karno Panglima Revolusi" di Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Minggu, (29/5/2022). (ANTARA/HO-DPD RI)
Kupang (ANTARA) - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta agar pemerintah dan pihak-pihak terkait bisa menjaga kelestarian Rumah Pengasingan Bung Karno yang berada di Ende, Pulau Flores bagian tengah, Nusa Tenggara Timur.
"Saya rasa kita beruntung karena masih memiliki peninggalan yang merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa, seperti Rumah Pengasingan Bung Karno. Oleh karena itu, kelestarian tempat-tempat seperti ini harus terus dijaga," kata LaNyalla mengawali rangkaian kunjungan kerja di Ende, Minggu (29/5/2022).
Dalam kunker ini LaNyalla ditemani Anggota DPD RI asal NTT Hilda Manefa, Asyera Wundalero, dan Angelius Wake Kako serta Senator Sulsel Andi Muh Ihsan dan Senator asal Maluku Utara Matheus Stefi Pasimanjeku.
Menurutnya, Rumah Pengasingan Bug Karno di Ende adalah adalah bagian dari sejarah ditemukannya mutiara bangsa, yakni falsafah sekaligus way of life bangsa ini, yaitu Pancasila.
"Saya rasa kita beruntung karena masih memiliki peninggalan yang merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa, seperti Rumah Pengasingan Bung Karno. Oleh karena itu, kelestarian tempat-tempat seperti harus terus dijaga. Kita harus renungi perjuangan beliau, pengorbanan beliau dan kegiatan-kegiatan beliau selama di Ende. Bahkan ada tempat ibadah khusus untuk beliau di rumah ini. Tanda bahwa beliau selalu dekat dengan Allah," katanya.
LaNyalla menjelaskan, Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende menyimpan banyak sekali makna.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat berada di Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Flores, Minggu, (29/5/2022). (ANTARA/HO-DPD RI)
"Di sinilah suasana kebatinan seorang Bung Karno sebagai Bapak Bangsa bergejolak. Dan di tempat inilah digali lima sila yang kita kenal dengan Pancasila, yang kemudian menjadi pedoman bangsa yang wajib di pertahankan," terangnya.
Tidak itu saja, dari sudut lain, sebagai destinasi wisata, tempat ini bisa membantu menghidupi ekonomi daerah juga masyarakat.
Senator asal NTT, Angelius Wake Kako, menambahkan Ketua DPD RI akan berada selama 4 hari di Ende. Salah satu agenda acaranya adalah mengikuti apel peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni bersama Presiden Joko Widodo di Kota Ende.
Angelius Wake Kako mengatakan, napak tilas ke Rumah Pengasingan Bung Karno menjadi momentum untuk menemukan nilai spiritual yang pernah ditemukan Bung Karno di Ende selama 4 tahun.
"Khususnya dalam merenungkan Pancasila sebagai falsafah bangsa dan landasan negara. Kehadiran Ketua DPD RI juga memberikan komitmen kepada kita untuk yakin bahwa apa yang telah terjadi di Ende pada 1934-1938, harus menjadi sebuah sejarah yang tidak boleh terlupakan dalam konteks berbangsa dan negara," katanya.
Seperti diketahui, Presiden Soekarno diasingkan di Ende pada tahun 1934-1938. Ia kerap mengisi waktu di Taman Perenungan. Tepatnya, di bawah pohon sukun bercabang lima. Dari sinilah ilham kelima butir Pancasila muncul.
Setelah Indonesia merdeka, Soekarno meminta agar rumah tersebut dijadikan museum. Ia sendiri yang meresmikan tempat itu pada 16 Mei 1954.
"Saya rasa kita beruntung karena masih memiliki peninggalan yang merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa, seperti Rumah Pengasingan Bung Karno. Oleh karena itu, kelestarian tempat-tempat seperti ini harus terus dijaga," kata LaNyalla mengawali rangkaian kunjungan kerja di Ende, Minggu (29/5/2022).
Dalam kunker ini LaNyalla ditemani Anggota DPD RI asal NTT Hilda Manefa, Asyera Wundalero, dan Angelius Wake Kako serta Senator Sulsel Andi Muh Ihsan dan Senator asal Maluku Utara Matheus Stefi Pasimanjeku.
Menurutnya, Rumah Pengasingan Bug Karno di Ende adalah adalah bagian dari sejarah ditemukannya mutiara bangsa, yakni falsafah sekaligus way of life bangsa ini, yaitu Pancasila.
"Saya rasa kita beruntung karena masih memiliki peninggalan yang merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa, seperti Rumah Pengasingan Bung Karno. Oleh karena itu, kelestarian tempat-tempat seperti harus terus dijaga. Kita harus renungi perjuangan beliau, pengorbanan beliau dan kegiatan-kegiatan beliau selama di Ende. Bahkan ada tempat ibadah khusus untuk beliau di rumah ini. Tanda bahwa beliau selalu dekat dengan Allah," katanya.
LaNyalla menjelaskan, Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende menyimpan banyak sekali makna.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat berada di Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Flores, Minggu, (29/5/2022). (ANTARA/HO-DPD RI)
"Di sinilah suasana kebatinan seorang Bung Karno sebagai Bapak Bangsa bergejolak. Dan di tempat inilah digali lima sila yang kita kenal dengan Pancasila, yang kemudian menjadi pedoman bangsa yang wajib di pertahankan," terangnya.
Tidak itu saja, dari sudut lain, sebagai destinasi wisata, tempat ini bisa membantu menghidupi ekonomi daerah juga masyarakat.
Senator asal NTT, Angelius Wake Kako, menambahkan Ketua DPD RI akan berada selama 4 hari di Ende. Salah satu agenda acaranya adalah mengikuti apel peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni bersama Presiden Joko Widodo di Kota Ende.
Angelius Wake Kako mengatakan, napak tilas ke Rumah Pengasingan Bung Karno menjadi momentum untuk menemukan nilai spiritual yang pernah ditemukan Bung Karno di Ende selama 4 tahun.
"Khususnya dalam merenungkan Pancasila sebagai falsafah bangsa dan landasan negara. Kehadiran Ketua DPD RI juga memberikan komitmen kepada kita untuk yakin bahwa apa yang telah terjadi di Ende pada 1934-1938, harus menjadi sebuah sejarah yang tidak boleh terlupakan dalam konteks berbangsa dan negara," katanya.
Seperti diketahui, Presiden Soekarno diasingkan di Ende pada tahun 1934-1938. Ia kerap mengisi waktu di Taman Perenungan. Tepatnya, di bawah pohon sukun bercabang lima. Dari sinilah ilham kelima butir Pancasila muncul.
Setelah Indonesia merdeka, Soekarno meminta agar rumah tersebut dijadikan museum. Ia sendiri yang meresmikan tempat itu pada 16 Mei 1954.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi menangkap dua orang terduga penikam Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara
19 April 2026 18:26 WIB
Kejaksaan tetapkan Ketua DPD Demokrat NTB jadi tersangka gratifikasi DPRD NTB
20 November 2025 15:04 WIB
Telkomsel dan DPD REI NTT berkolaborasi percepat akses Indihome di perumahan Kota Kupang
05 November 2025 13:51 WIB
Kelompok DPD di MPR meminta peran DPD diperkuat guna mengawasi kebijakan pemda
27 August 2025 15:09 WIB