Rupiah menguat setelah kenaikan suku bunga Fed
Kamis, 28 Juli 2022 9:51 WIB
Petugas kasir menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (25/2/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan pasar spot Senin (25/2/2019) ditutup menguat Rp14.015 atau menguat 0,28 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis, (28/7/2022) pagi menguat setelah kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed sesuai dengan ekspektasi pasar.
Mata uang Garuda yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 72 poin atau 0,48 persen ke posisi Rp14.938 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.010 per dolar AS.
"Kenaikan ini tampaknya sudah priced in, sehingga direspons positif oleh pasar," kata Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri kepada Antara di Jakarta.
Ia mengungkapkan perdagangan valuta asing (valas) global saat ini dipengaruhi kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin (bps), sesuai ekspektasi.
Kenaikan suku bunga 75 basis poin yang diumumkan oleh Otoritas Moneter AS pada Rabu (27/7), ditambah dengan tindakan sebelumnya pada Maret, Mei, dan Juni, kini telah mendongkrak suku bunga acuan bank sentral dari mendekati nol ke level antara 2,25 persen dan 2,50 persen.
Kenaikan bunga AS tersebut adalah pengetatan kebijakan moneter tercepat sejak mantan Ketua Fed Paul Volcker berjuang melawan inflasi dua digit pada 1980-an. Penyembuhannya kemudian melibatkan resesi berturut-turut.
Kendati begitu, The Fed menambahkan sinyal kenaikan suku bunga ke depan tidak akan seagresif dua bulan terakhir yang sebesar 75 bps dan melihat kemungkinan resesi AS mengecil karena membaiknya fundamental ekonomi Negeri Paman Sam.
Dolar AS pun melemah di dekat level terendah tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Kamis pagi, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell meredakan kekhawatiran pedagang tentang berlanjutnya pengetatan moneter yang agresif.
Baca juga: Bank sentral AS naikkan suku bunga 75 basis poin
Baca juga: Langkah agresif The Fed jelas pengaruhi ekonomi global menurut Menkeu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah menguat usai kenaikan suku bunga Fed sesuai ekspektasi pasar
Mata uang Garuda yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 72 poin atau 0,48 persen ke posisi Rp14.938 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.010 per dolar AS.
"Kenaikan ini tampaknya sudah priced in, sehingga direspons positif oleh pasar," kata Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri kepada Antara di Jakarta.
Ia mengungkapkan perdagangan valuta asing (valas) global saat ini dipengaruhi kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin (bps), sesuai ekspektasi.
Kenaikan suku bunga 75 basis poin yang diumumkan oleh Otoritas Moneter AS pada Rabu (27/7), ditambah dengan tindakan sebelumnya pada Maret, Mei, dan Juni, kini telah mendongkrak suku bunga acuan bank sentral dari mendekati nol ke level antara 2,25 persen dan 2,50 persen.
Kenaikan bunga AS tersebut adalah pengetatan kebijakan moneter tercepat sejak mantan Ketua Fed Paul Volcker berjuang melawan inflasi dua digit pada 1980-an. Penyembuhannya kemudian melibatkan resesi berturut-turut.
Kendati begitu, The Fed menambahkan sinyal kenaikan suku bunga ke depan tidak akan seagresif dua bulan terakhir yang sebesar 75 bps dan melihat kemungkinan resesi AS mengecil karena membaiknya fundamental ekonomi Negeri Paman Sam.
Dolar AS pun melemah di dekat level terendah tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Kamis pagi, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell meredakan kekhawatiran pedagang tentang berlanjutnya pengetatan moneter yang agresif.
Baca juga: Bank sentral AS naikkan suku bunga 75 basis poin
Baca juga: Langkah agresif The Fed jelas pengaruhi ekonomi global menurut Menkeu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah menguat usai kenaikan suku bunga Fed sesuai ekspektasi pasar
Pewarta : Agatha Olivia Victoria
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK menyita 8.000 dolar Singapura dari penggeledahan kantor KPP Madya Jakut
13 January 2026 12:42 WIB
BI: Cadangan devisa akhir November 2025 meningkat menjadi 150,1 miliar dolar AS
05 December 2025 12:13 WIB
UEA menyiapkan 5 juta dolar AS untuk kembangkan pariwisata di Pulau Komodo
08 November 2025 3:35 WIB
Rupiah melemah karena kebijakan Donald Trump berpotensi menguatkan dolar AS
17 January 2025 2:00 WIB, 2025