Pemkab Kupang alokasikan Rp50 miliar untuk bangun pariwisata

id Oenesu

Air terjun Oenesu di wilayah Kupang Barat, Kabupaten Kupang memiliki potensi yang besar untuk mendatangkan devisa, namun sampai sejauh ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. (ANTARA Foto/dok)

Pemerintah Kabupaten Kupang mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pembangunan sektor pariwisata guna meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste itu.
Kupang (ANTARA News NTT) - Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pembangunan sektor pariwisata guna meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste itu.

"Setiap tahun, kami akan bangun satu destinasi wisata unggulan dengan alokasikan anggaran yang disiapkan sebesar Rp10 miliar, sehingga dalam masa lima tahun, kami sudah membangun lima destinasi unggulan dengan anggaran yang ada," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang Charles Amekan ketika dihubungi Antara di Kupang, Jumat (22/2).

Ia mengemukakan hal tersebut ketika dikonfirmasi mengenai rencana pembangunan lima destinasi wisata unggulan dalam masa kemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kupang terpilih, Korinus Masneno-Jery Manafe.

Charles menjelaskan pembangunan destinasi wisata unggulan itu baru akan dilaksanakan pada 2020, karena alokasi anggarannya baru ditetapkan dalam tahun anggaran 2019.

Mantan Asisten II Setda Kabupaten Kupang ini mengatakan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Kupang tahun 2019-2023 ditargetkan akan ada lima destinasi wisata unggulan yang akan dibangun di daerah ini.

"Pemerintah Kabupaten Kupang sangat serius untuk membangun lima destinasi wisata itu, karena potensi wisata daerah ini sangat melimpah didukung panorama alam yang indah dan eksotik sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya.

Ia menjelaskan anggaran pembangunan bagi lima destinasi wisata unggulan sebesar Rp50 miliar itu bersumber dari DAU dan DAK serta dukungan dana dari APBD II Kabupaten Kupang.

Baca juga: Asita promosikan pariwisata NTT di Los Angeles
Baca juga: Pariwisata NTT akan dipromosikan di Internationale Tourismus Borse Berlin
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar