Logo Header Antaranews Kupang

Bandara Komodo Labuan Bajo beroperasi kembali pascaerupsi Gunung Lewotobi

Selasa, 8 Juli 2025 11:12 WIB
Image Print
Sejumlah penumpang saat berada di ruang tunggu Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (7/7/2025). (ANTARA/Gecio Viana)

Labuan Bajo (ANTARA) - Bandara Komodo Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sebelumnya ditutup karena terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, kini telah dibuka kembali dan beroperasi normal.

"Sudah dibuka kembali dan penerbangan sudah normal," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono dihubungi di Labuan Bajo, NTT, Selasa.

Ia menambahkan pemberitahuan resmi (NOTAM) terkait beroperasinya bandara berstatus bandara internasional itu telah dikeluarkan.

"Paper test dengan hasil negatif sudah dilaksanakan pada pukul 06.00 WITA," ujar Ceppy.

Ceppy menjelaskan pada 18 Juli 2025 terdapat sebanyak 17 penerbangan kedatangan dan 18 penerbangan keberangkatan.

"Mudah mudahan semua normal hari ini," ungkap Ceppy.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono (ANTARA/Gecio Viana)

Otoritas bandara secara berkala akan melakukan paper test guna memastikan Bandara Komodo dan penerbangan dari dan ke Labuan Bajo bebas dari sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Kami dari bandara masih akan terus melakukan paper test, dari maskapai penerbangan akan melakukan safety assesment dan terus memonitor pergerakan debu vulkanik," katanya.

Sebelumnya, Bandara Komodo Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara setelah hasil paper test pada Senin (7/7) menunjukkan hasil positif terpapar sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki.

"Hasil paper test positif," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono.

Ia menambahkan pemberitahuan resmi (NOTAM) penutupan bandara berstatus bandara internasional itu telah dikeluarkan.

Bandara Komodo Labuan Bajo ditutup sementara pada tanggal 7-8 Juli 2025.

Ia juga menjelaskan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki itu mengakibatkan sejumlah rute penerbangan dibatalkan maskapai penerbangan.

"Untuk hari ini ada tujuh penerbangan kedatangan dan delapan keberangkatan yang terdampak baik postpone maupun cancel, jadi totalnya 15 penerbangan," jelasnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bandara Komodo Labuan Bajo beroperasi kembali pascaerupsi Lewotobi



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026