Kupang, NTT (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat jumlah kunjungan selama periode Januari hingga Agustus 2025 mencapai 5.434 orang.
“Sejak awal tahun sampai Agustus 2025, total pengunjung museum sebanyak 5.434 orang,” kata Kepala UPTD Museum Daerah NTT Aplinuksi Asamani di Kupang, Rabu.
Ia menyebutkan, kunjungan tersebut didominasi oleh kalangan umum sebanyak 1.604 orang dan mahasiswa 1.068 orang.
“Wisatawan mancanegara yang berkunjung tercatat 410 orang,” kata dia.
Sementara itu, pengunjung dari kalangan pelajar tingkat PAUD/TK hingga SMA mencapai 2.352 orang, dengan jumlah terbanyak dari tingkat SD sebanyak 657 siswa.
“Tentu kita harapkan supaya masyarakat NTT khususnya pelajar dan mahasiswa bisa berkunjung ke museum, karena ini merupakan rumah peradaban dan tempat belajar budaya,” kata Aplinuksi.
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan, pihaknya membangun komunikasi dengan dinas pendidikan setempat serta bersurat langsung ke sekolah-sekolah.
Ia juga mengharapkan agar sekolah memiliki mata pelajaran atau kegiatan ekstrakurikuler yang relevan sehingga siswa bisa datang untuk belajar langsung di museum
Hal ini penting, kata dia, karena museum daerah berperan dalam memperkaya wawasan budaya lokal serta tempat membentuk karakter generasi muda.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pada 27-30 Agustus 2025, pihaknya menggelar Pameran Museum Keliling di Kota Atambua, Kabupaten Belu.
“Program tahunan ini menjadi ruang edukasi publik, sekaligus upaya Museum Daerah NTT untuk lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut menampilkan koleksi benda-benda budaya, dan peninggalan warisan budaya para leluhur dari berbagai daerah di NTT.
Ia menyebutkan pengunjung langsung selama kegiatan berlangsung mencapai 4.455 orang, sedangkan yang secara daring berjumlah 2.270 orang, sehingga totalnya 6.725 orang.

