Kupang, NTT (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Desember 2025 mencapai 2,39 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 108,94.
"Pada Desember 2025, inflasi yoy Provinsi NTT sebesar 2,39 persen atau turun dibandingkan inflasi tahunan November 2025 yang mencapai 2,40 persen," kata Kepala BPS Provinsi NTT Matamira B Kale di Kupang, NTT, Senin.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan BPS di lima kabupaten/kota, terjadi kenaikan IHK dari 106,40 pada Desember 2024 menjadi 108,94 pada Desember 2025.
"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2025 secara umum menunjukkan adanya kenaikan secara yoy dan kenaikan indeks harga month to month (mtm)," ujarnya.
Ia menyebutkan inflasi tahunan tertinggi terjadi di Waingapu sebesar 3,09 persen dengan IHK sebesar 109,93, sedangkan inflasi terendah terjadi di Maumere sebesar 0,38 persen dengan IHK sebesar 109,62.
Inflasi yoy Desember 2025, lanjut dia, dipengaruhi kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran, yang tercermin dari naiknya indeks pada 10 dari 11 kelompok pengeluaran.
Kelompok yang mengalami inflasi yaitu makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,80 persen; pakaian dan alas kaki 0,20 persen; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,07 persen; serta perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,26 persen.
Kenaikan harga juga terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 1,66 persen; transportasi 1,25 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya 0,31 persen; pendidikan 1,31 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,35 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang tercatat paling tinggi, yaitu 16,66 persen.
Lebih lanjut, Matamira menyampaikan pada Desember 2025 Provinsi NTT mengalami inflasi mtm sebesar 0,81 persen dan inflasi year to date (ytd) sebesar 2,39 persen.
Ia berharap publikasi data tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan terkait untuk bersinergi menjaga stabilitas harga di pasar pada awal tahun 2026.

