
Undana perkuat kolaborasi riset dengan BRIN

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Provinsi NTT memperkuat kolaborasi riset nasional dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Prof.Yosep Seran Mau, di Kupang Senin, mengatakan pertemuan dengan BRIN yang difasilitasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV Kupang,guna memperluas akses perguruan tinggi terhadap program riset nasional.
“Partisipasi Undana dalam forum ini penting untuk memastikan arah riset kampus sejalan dengan agenda riset nasional sekaligus membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengakses berbagai program penelitian BRIN," katanya.
Ia menjelaskan akses terhadap program yang dimiliki oleh BRIN diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi berbasis riset yang memiliki standar kualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Adrianus Amheka mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya LLDIKTI memperkuat ekosistem riset di kawasan Timur Indonesia melalui sinergi antarperguruan tinggi dan lembaga riset nasional.
Menurut dia, melalui wahana Konsorsium Pendidikan Tinggi, LLDIKTI berperan sebagai regional enabler untuk menyinergikan unsur pentahelix dalam pengembangan riset dan inovasi.
Audiensi tersebut juga dihadiri pimpinan perguruan tinggi dari sejumlah kampus di Indonesia Timur, antara lain Universitas Mataram, Universitas Pattimura, Universitas Udayana, dan Universitas Khairun.
Rektor Undana Prof Jefri S Bale menilai kolaborasi dengan BRIN membuka peluang kerja sama lebih luas, termasuk pemanfaatan fasilitas laboratorium dan peningkatan kapasitas peneliti muda.
"Selain itu juga pengembangan inovasi yang dapat dihilirisasikan dan dimanfaatkan oleh industri maupun pemerintah daerah," tambah dia.
Melalui sinergi tersebut, Undana berharap riset yang dihasilkan tidak hanya berkontribusi pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi berbagai persoalan pembangunan di NTT.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
