Logo Header Antaranews Kupang

Kementerian PU menurunkan tim cek infrastruktur pascagempa Bitung

Kamis, 2 April 2026 16:06 WIB
Image Print
Warga mengamati rumah rusak terdampak gempa magnitudo 7,6 di Kelurahan Gambersi, Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026). Gempa bumi yang terjadi pukul 06.48 WIT pada kedalaman 18 km di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara tersebut mengakibatkan bangunan rumah warga di Kelurahan Gambesi Ternate mengalami kerusakan ringan. ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menurunkan tim untuk memeriksa kondisi infrastruktur pascagempa yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan hasil pemantauan awal menunjukkan sebagian besar jalan dan jembatan masih dalam kondisi aman.

“Untuk Minahasa Utara, Bitung sementara ini jalan-jalan, jalan jembatan masih aman,” kata Dody dalam diskusi dengan media di Jakarta, Kamis.

Dody menyampaikan terdapat kerusakan pada fasilitas kantor Kementerian PU di Maluku Utara akibat gempa, berupa pecahnya kaca di gedung perkantoran.

“Yang kena memang di kantor kami di Maluku Utara, semua kaca pecah,” ujarnya.

Menurut dia, aktivitas di kantor tersebut untuk sementara dilakukan dari rumah sambil mengikuti arahan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Selain itu, Kementerian PU juga mencatat adanya gangguan pada sejumlah ruas jalan di wilayah Gorontalo akibat longsor.

“Untuk yang di Gorontalo, sementara waktu memang ada beberapa ruas jalan yang kena dan ada beberapa longsor,” tuturnya.

Ia menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD, BMKG, dan Basarnas untuk mempercepat penanganan longsor serta memastikan akses jalan tetap dapat dilalui.

Dody menjelaskan pemerintah juga menyiapkan langkah penanganan darurat apabila ditemukan kerusakan infrastruktur yang lebih luas, termasuk bekerja sama dengan BNPB, BPBD, serta TNI-Polri.

“Kalau misalnya ada jalan yang rusak atau jembatannya putus, kami akan segera bekerja sama dengan BNPB maupun BPBD maupun dengan TNI-Polri,” ucap dia.

Ia menuturkan langkah awal yang dilakukan adalah memastikan arus logistik dan mobilitas masyarakat tidak terganggu, antara lain dengan pembangunan jembatan sementara jika diperlukan.

Selanjutnya, perbaikan permanen akan dilakukan setelah kondisi di lapangan memungkinkan dan asesmen teknis selesai dilakukan.

“Manakala memang diperlukan nanti berikutnya kita akan bikin yang lebih permanen," ungkap Dody.

Kementerian PU menegaskan akan terus memantau kondisi infrastruktur guna memastikan kelancaran mobilitas dan distribusi logistik di wilayah terdampak.

Sebelumnya gempa bermagnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4) pagi, dilaporkan terasa hingga wilayah Gorontalo dan memicu kepanikan warga.

Guncangan gempa yang berlangsung sekitar satu menit tersebut membuat warga keluar rumah karena getaran dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian PU turunkan tim cek infrastruktur pascagempa Bitung



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026