Logo Header Antaranews Kupang

AS mempertimbangkan tarik pasukan dari negara NATO terkait Iran

Kamis, 9 April 2026 08:58 WIB
Image Print
Wakil tetap China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Fu Cong (tengah, depan) memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai Selat Hormuz di markas PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2026). ANTARA/Xinhua/Xie E/aa.

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat mempertimbangkan penarikan pasukan dari sejumlah negara anggota NATO yang dinilai tidak mendukung operasi militer Washington dan Israel terhadap Iran.

Laporan The Wall Street Journal pada Rabu, yang mengutip pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump menyebutkan rencana tersebut mencakup pemindahan pasukan ke negara anggota NATO lain yang mendukung operasi militer terhadap Iran.

Sebelumnya, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump kemungkinan akan membahas isu penarikan pasukan AS dari NATO dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Rencana tersebut dilaporkan telah beredar dalam beberapa pekan terakhir dan mendapat dukungan dari sejumlah pejabat senior pemerintahan. Selain itu, langkah itu juga disebut sebagai salah satu dari beberapa opsi yang tengah dipertimbangkan sebagai bentuk “hukuman” atas penolakan aliansi tersebut membantu operasi militer AS dan Israel.

Pada Maret lalu, Trump mengkritik NATO karena tidak mendukung kampanye militernya terhadap Iran, dengan menyebutnya sebagai “kesalahan besar” dan menilai aliansi tersebut sebagai hubungan yang tidak seimbang.

Ia juga menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran merupakan ujian bagi dukungan NATO terhadap AS, serta menegaskan kekecewaan Washington terhadap sikap aliansi tersebut.

Trump menambahkan bahwa bantuan dari NATO tidak lagi dibutuhkan oleh Amerika Serikat.

Sumber: Sputnik

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS pertimbangkan tarik pasukan dari negara NATO terkait Iran



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026